STARNEWSID.COM, MAKASSAR –— Warga komplek BTP (Bumi Tamalanrea Permai) yang merupakan kompleks perumahan terbesar dan terluas di Kawasan Timur Indonesia mengeluhkan sampah yang sudah sepekan tidak diangkut.
Tidak terangkutnya sampah warga tersebut, kata Alamsyah, Kasie Kebersihan Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Makassar karena beberapa armadanya rusak dan sedang diperbaiki.

Warga juga menuntut janji Wali Kota Makassar ketika Pilwali yang akan menggratiskan sampah. Namun hingga kini belum terealisasi, bahkan diulur-ulur waktunya dan belum juga ‘deal’.
Hj Epo minta ke Wali kota Makassar, kalau sudah komitmen sampah gratis, janganmi lagi pake kategori miskin atau kaya.

Protesnya warga bukan karena sampah gratis, tetapi setiap bulan sampah dibayar warga. Apalagi petugas sampah pun setiap bulan digaji dan setiap hari dapat jatah BBM 5 liter.
Sementara itu, Rafiuddin warga BTP minta ke Wali kota yang terpilih dan mulai resmi bertugas tak perlu lagi klarifikasi tentang gratis sampah jadi segera eksekusi, jangan lagi menunggu lama Perda segala. Bisa-bisa tahun depan baru terlaksana. (met)












