Ruas Provinsi di Gowa Masih Rusak Parah, Pengendara Arus Balik Wajib Hati-hati

JALAN RUSAK--- Pengendara roda empat melintas di ruas Sungguminasa-Malino yang mengalami kerusakan di Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe, Gowa, Senin (24/4/2023). (Naskah/Foto : Rusli Haisarni)

STARNEWSID.COM,GOWA—Perbaikan ruas jalan provinsi yang rusak parah di Kabupaten Gowa tidak tuntas saat momen Lebaran Idulfitri 1444 Hijriah.

Pemudik yang dalam waktu dekat kembali melakoni arus balik pun wajib berhati-hati mengingat kondisi jalan yang rusak cukup membahayakan.

Contohnya saja Poros Sungguminasa-Malino. Jalur yang menghubungkan Kabupaten Gowa dengan Kabupaten Sinjai ini sebagian rusak parah.

Bacaan Lainnya

Kerusakan parah itu tersebar di beberapa titik. Salah satunya di Kilometer 45-46, Dusun Tombongi, Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe. Disini, panjang jalan yang rusak sekitar 100 meter. Kondisi aspalnya telah terbongkar.

Bahkan pada saat musim hujan, jalan ini selalu terendam air dengan ketinggian hampir setinggi lutut orang dewasa. Situasi ini sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Namun hingga saat ini, belum ada upaya Pemprov Sulsel melakukan perbaikan.

Selain di Kilometer 45-55, kerusakan cukup parah juga terlihat di Kilometer 40-41, Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe. Sepanjang jalur ini, permukaan jalan berkubang dan bergelombang.

Situasi makin berbahaya oleh kondisi jalan yang berkelok dan menurun. Plus tanjakan. Irsan warga setempat mengaku, telah banyak pengendara motor tergelincir di jalur tersebut.

Kata dia, masyarakat sekitar telah beberapa kali menimbun permukaan jalan yang berkubang. Akan tetapi, lalu lintas harian yang cukup tinggi ditambah mobilitas kendaraan truk material tambang membuat permukaan jalan yang ditimbun tak bertahan lama, rusak kembali.

“Rawan sekali. Pengendara mesti hati-hati jika tidak ingin cilaka,” ucap Irsan, Senin (24/4/2023).

Tak hanya pengendara arus balik yang mesti ekstra hati-hati. Wisatawan yang berkunjung ke Malino pun harus waspada dengan kondisi ruas jalan Sungguminasa-Malino.

Apalagi, hasil pantauan H+1 pasca Lebaran Idulfitri 1444 Hijriah, kepadatan kendaraan yang melintas di Poros Sungguminasa-Malino meningkat. Hal ini dikarenakan banyak wisatawan yang berlibur dan rekreasi ke kota Bunga julukan Malino.

Selain ruas Sungguminasa-Malino, kerusakan parah juga terpantau di Poros Bu’rung-bu’rung-Bili-bili, Poros Bu’rung-bu’rung-Benteng Gajah-Carangki serta ruas Jalan HM Yasin Limpo.

Koordinator Wilayah (Korwil) Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan Sungguminasa-Malino UPT Wilayah IV Dinas PUTR Sulsel, Iskandar mengatakan, proses perbaikan jalan sudah mencapai Kilometer 23, Desa Pakatto Caddi, Kecamatan Bontomarannu.

Itu pun kata dia, proses perbaikan masih sebahagian saja. “In Sya Allah proses perbaikan kembali kita lanjutkan setelah Lebaran Idulfitri ini. Kami harap masyarakat maklum,” tandas Iskandar. (rus)

Pos terkait