STARNEWSID.COM, ENREKANG — Sejumlah siswa SMAN 8 di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) harus berjibaku melewati jalan rusak dan berlumpur untuk ke sekolah. Perjuangan para siswa dan siswi itu kemudian viral di media sosial.
Dalam video beredar, sejumlah siswa SMA tampak menggunakan seragam putih abu-abu. Mereka melewati jalan menanjak yang rusak dan berlumpur.

Belakangan diketahui, mereka merupakan siswa SMA Negeri 8 Enrekang di Kecamatan Bungin. Dalam video viral mereka sedang melintasi jalan di Desa Ledan, Kecamatan Buntu Batu.
“Itu sebenarnya jalan poros Desa Ledan, Kecamatan Buntu Batu ke Kecamatan Bungin. Setiap hari kita lewati jalan seperti itu,” kata Ellyyana, salah seorang siswi SMA Negeri 8 Enrekang, Rabu (10/8/2022).

“Meski kita sudah buka sepatu, tetapi rok tetap kena cipratan lumpur. Ya mau bagaimana lagi, kita harus tetap ke sekolah meski harus lewat jalan berlumpur seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Ledan, Marwan mengutarakan jalan tersebut memang menjadi akses terdekat ke Kecamatan Bungin, dan sudah sejak lama dalam kondisi rusak. Terutama, saat hujan turun membuat akses tersebut sulit untuk dilalui.

Marwan menambahkan, sebenarnya dirinya sudah melaporkan kondisi jalan itu ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang, dan sudah dijanji tahun ini akan diperbaiki menggunakan dana bantuan provinsi. Namun, baru-baru ini dirinya mendapatkan informasi jika rencana perbaikan jalan itu ditunda hingga tahun depan. (*)













