SMPN I Pinrang dan Komite Sekolah Bantah Isu Hoaks

Kadis Dikbud : Setelah pertemuan tak ada lagi informasi tidak benar

STARNEWSID.COM, PINRANG —Adanya berita hoaks yang berkembang di tengah masyarakat, bahwa SMPN I Pinrang menolak sumbangan orang tua siswa yang hanya menyumbang Rp 50.000 dibantah pihak komite sekolah dan sekolah.

Untuk menyikapi adanya informasi yang tidak benar itu, pihak sekolah SMPN I Pinrang dan Komite Sekolah menggelar pertemuan yang dipimpin langsung Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Pinrang, Andi Matjtja Moenta, dihadiri Dewan Pendidikan, PGRI Pinrang, beserta sejumlah guru, di ruang Kepala Sekolah (Kepsek), usai salat Jumat, (17/3/2023).

Ketua Komite SMPN I Pinrang, HM. Aswin, menjelaskan bahwa informasi itu tidak benar. Yang benar menurut Aswin, adalah setelah berkoordinasi dengan Kepsek ternyata tidak ada orang tua siswa yang menolak sumbangan berapapun nilainya.

Bacaan Lainnya

“Dari data para orang tua siswa yang telah menyumbang, bahkan ada yang menyumbang 20 ribu rupiah dan diterima. Artinya tidak ada sumbangan yang ditolak berapun nilainya,” jelas Aswin

Saat pertemuan orang tua siswa yang digelar dua kali, tidak ada kesepakatan standar nilai sumbangan. Yang ada keikhlasan orang tua siswa.

“Kami memberikan keleluasaan para orang tua siswa sehingga nilai sumbangan bervariasi mulai dari 20 ribu rupiah,” jelasnya.

Dikatakan Aswin, soal dana 300 juta rupiah juga ini tidak benar. Karena dana yang ada di rekening hanya sekitar 15 juta per Kamis, 16 Maret 2023.

Kepsek UPT SMPN I Pinrang, Drs. Muh. Saleh, M.Pd, bahwa apa yang muncul di media, itu tidak benar. Dengan pertemuan ini, lanjutnya, dapat memberikan jawaban yang benar tentang informasi tersebut.

Pertemuan ini diharapkan, dapat memberikan manfaat untuk dijadikan bahan kedepannya, dan apa yang dilakukan komite sekolah sudah sesuai dengan aturan yang ada.

“Mungkin ada pihak yang tidak paham hal yang sebenarnya, dan mengembangkan isu yang dapat menghambat pembangunan sekolah. Diharapkan kedepannya semua bisa berjalan baik, sehingga tujuan dapat tercapai,” terangnya.

Kadis Dikbud Pinrang, Andi Matjtja, pada pertemuan tersebut menyampaikan agar pihak sekolah dan komite sekolah memberikan penjelasan yang benar terkait dengan isu yang berkembang. Sehingga semuanya dapat memahami.

“Dengan adanya pertemuan ini, semua masalah terselesaikan dan tidak ada lagi informasi yang menyesatkan,” tegas Andi Matjtja.(man)

Pos terkait