STARNEWSID.COM,GOWA —–Lomba masak nasi goreng tak hanya dilaksanakan oleh TP PKK Gowa. Pemkab Gowa juga tak mau ketinggalan.
Lomba masak nasi goreng antar SKPD itu turut diikuti oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Wakil Bupati (Wabup), H Abd Rauf Malaganni, Senin (15/8/2022). Keduanya menjadi chef atau koki dadakan.
Hasilnya cukup mengejutkan. Wabup Gowa, H Abd Rauf Malaganni ternyata piawai membuat nasi goreng.
Pria yang akrab disapa Karaeng Kio itu keluar sebagai jawara pertama. Juara 2 diraih Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. Sementara Juara 3 diraih Kadisnakertrans, Asriawan Umar.
Untuk Juara Harapan 1 diraih Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina, Juara Harapan 2 diraih RSUD Syekh Yusuf dan Juara Harapan 3 diraih oleh Bappeda.
Sementara untuk kategori The Best Tim Work diraih oleh Dinas Sosial, Tim dengan Yel-yel terbaik diraih Dinas Perikanan dan Kostum Terbaik/The best Kostum diraih oleh Dinas PMD.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, lomba masak nasi goreng ini dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 Tahun.
“Kalau kemarin seluruh camat sudah melaksanakan kegiatan lomba masak, hari ini para pimpinan SKPD yang akan menjadi peserta lomba masak bersama dengan sekretarisnya,” katanya.
Lebih lanjut Adnan mengatakan lomba memasak nasi goreng ini bukan untuk mencari siapa yang paling enak. Tetapi ini hanya untuk memeriahkan HUT RI sekaligus untuk mempererat hubungan antara kepala dinas dan sekretarisnya.
“Ajang ini bukan untuk mencari siapa yang masakannya paling enak, tetapi disini kita menilai bagaimana Kepala SKPD dan Sekretarisnya bisa bekerjasama sehingga bisa kompak dalam menjalankan tugas, makanya diwajibkan untuk ikut,” ujar orang nomor satu di Gowa.
Diakhir sambutannya, Adnan mengingatkan kepada para staf dan penonton untuk tidak ikut membantu peserta lomba masak.
“Tolong penonton atau para staf kepala Dinas jangan menjadi juru masak. Biarkan para peserta mengolah masakannya sendiri. Jika ada yang kedapatan membantu langsung, Tim penilai langsung diskualifikasi saja dan denda pesertanya. Saya tetapkan dendanya sebesar 1 juta, hasil dari dendanya akan dipakai makan bersama,” kata Adnan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kawaida Alham dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan lomba memasak ini diikuti oleh 56 peserta termasuk Bupati Gowa, Wakil Bupati Gowa, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa.
“Lomba memasak ini dalam satu tim terdiri dari dua orang yakni kepala Dinas dan Sekretarisnya yang dinilai langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan dan Para Guru SMKN 2 Sungguminasa Jurusan Tata Boga,” katanya. (rus)












