STARNEWSID.COM, PINRANG — Kapal Nelayan asal Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami mati mesin di perairan Sulawesi berhasil dievakuasi ke pesisir Pantai Ammani, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu 20 Januari 2023.
Kapolres Pinrang AKBP Andiko Wicaksono, S.I.K melaluli Kasat Reskrim Polres Pinrang IPTU Akhmad Risal, S.E., M.M., CPCLE mengatakan, tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi kapal tersebut termasuk seluruh kru kapal.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari personil BPBD Pinrang, Brimob Parepare, Polairud Polda Sulsel, dan Basarnas sempat mengalami kendala karena cuaca ekstrem di perairan Sulawesi.

Salah seorang kru kapal nelayan Usman Hasan mengatakan, kapal yang ditumpangi berangkat ke Kabupaten Majene untuk membeli kapal pemancing ikan pada Jumat 19 Januari.
“Kami sudah membeli kapal pemancing tersebut,” katanya.
Sekitar pukul 14.00 wita hari itu, kata dia, kapal yang ditumpangi meninggalkan pelabuhan Majene dan bertolak ke Flores NTT, saat kapal berlayar sejauh 28 mil, tiba-tiba mesin kapal bermasalah.
Kapten kapal langsung menghubungi Basarnas Parepare dan memberitahukan posisi kapal. Basarnas Parepare kemudian menghubungi semua stakeholder untuk menuju lokasi dan berhasil mengevaluasi kapal nahas itu.(kasman)











