STARNEWSID.COM,GOWA–Kondisi ruas provinsi di kabupaten Gowa bertambah parah. Tingkat kerusakannya semakin meluas. Sebut saja ruas HM Yasin Limpo.
Pengendara yang saban hari melewati jalan yang dahulunya bernama Poros Pattallassang itu pun terus menggerutu. Mereka merasa seperti melintas di jalan ternak.
“Kapanpi ini jalan diperbaiki. Sepertimi jalan ternak,” ketus pengendara motor, Daeng Nakku, Selasa, (14/3/2023).
Kerusakan di ruas HM Yasin Limpo memang makin melebar. Titik yang rusak mulai masuk Dusun Sailong, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang.
Disini lubang banyak bertebaran. Nyaris memenuhi semua badan jalan. Lubangnya pun tidak kecil. Lebar dan cukup dalam. Sebagian besar aspalnya terbongkar. Seperti kubangan kerbau.
Abdul Kadir pengendara lainnya menyebut, kerusakan di ruas HM Yasin Limpo bak ranjau darat. Jika pengendara tidak ekstra awas, maka siap saja celaka.
Kata dia, sudah banyak pengendara motor yang kecelakaan akibat kendaraannya terperosok ke dalam lubang.
“Bukan hanya mengancam nyawa, kita sebagai pengendara menanggung kerugian besar akibat onderdil motor mengalami kerusakan,” ungkapnya.
Tak hanya ruas HM Yasin Limpo saja yang kondisinya seperti jalan ternak. Ruas Bu’rung-bu’rung ke Bili-Bili juga mengalami hal serupa.
Mulai dari pertigaan Pasar Bu’rung-bu’rung ke Dusun Bilayya, Desa Pallantikang kondisinya juga sangat parah.
Permukaan jalan yang sudah ditambal sebelum akhir tahun 2022 lalu, kembali mengalami kerusakan. Situasi sama juga terlihat di Poros Malino. Di beberapa titik, aspal terpotong dan sangat membahayakan pengguna jalan.
Salah satunya di depan kantor Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe. Selain disitu, kondisi yang sama juga terlihat di kilometer 38 Kelurahan Lanna.
“Hampir semua yang sudah ditambal itu rusak kembali,” sebut Warga Parangloe, Dzul.
Kadis PUTR Sulsel, Astina Abbas yang dikonfirmasi mengaku kerusakan jalan provinsi seperti HM Yasin Limpo itu akan ditangani melalui anggaran preservasi tahun ini.
Hanya saja, Astina tak menyebut pasti pekerjaan preservasi dimulai. “Iya tahun ini ditangani melalui preservasi jalan 2023,” katanya singkat. (rus)












