STARNEWSID.COM,BEKASI—PSM Makassar gagal mengatasi Persija Jakarta pada laga lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2022-2023.
Duel super klasik pekan 20 yang digelar di Stadion Patriot Chandrabaga Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 25 Januari 2023 sore, Tim Ayam Jantan dari Timur takluk di tangan Macan Kemayoran 2-4.
Hasil minor ini memaksa Juku Eja julukan lain PSM Makassar kembali turun takhta dari posisi pucuk klasemen sementara. Skuad Bernardo Tavares kini di peringkat kedua dengan poin 38.
Sama dengan poin Persija yang menggeser PSM di peringkat teratas. Hanya saja Persija unggul head to head atas PSM.
4 gol Persija masing-masing dicetak oleh Abdullah Yusuf Helal dan Aji Kusuma. Kedua pemain Persija itu mengukir brace. Abdullah Yusuf Helal mengawali gol Persija pada menit 21 memanfaatkan umpan Riko Simanjuntak.
Disusul kemudian Aji Kusuma menggandakan kemenangan Persija menjadi 2-0 pada menit 36. Skor 2-0 bagi keunggulan tuan rumah bertahan hingga jeda laga paruh pertama.
Di babak kedua, Aji Kusuma kembali memperbesar keunggulan Persija menjadi 3-0 pada menit ke-56. Melalui aksi solo run, striker anyar Persija yang baru direkrut dari Persiba Balikpapan itu sukses menggetarkan jala gawang PSM yang dikawal Reza Arya sekaligus membuat brace.
PSM berhasil memperkecil skor pada menit ke-68 melalui Everton Nascimento. Striker asing PSM itu mencetak gol indah melalui tumit memanfaatkan umpan tarik Ramadan Sananta. Skor pun berubah 3-1.
Di menit 82, Persija kembali memperbesar keunggulan menjadi 4-1 melalui Abdullah Yusuf Helal. Sepakan Abdullah di dalam kotak penalti menghunjam keras di sudut atas gawang PSM.
Gelandang PSM, Rasyid Bakri kemudian mengubah skor lewat golnya pada menit 90+2. Skor 4-2 untuk kemenangan Persija atas PSM mengakhiri laga.
Pelatih PSM, Bernardo Tavares mengatakan, meskipun kalah dengan skor 4-2, dirinya tetap memuji perjuangan anak asuhnya di lapangan.
Juru taktik berkepala plontos itu mengungkapkan, anak asuhnya telah memberikan yang terbaik. Menurut dia, Pluim dkk mampu menekan Persija dari menit awal hingga laga berakhir.
“Possesion ball kita menang di mana 53 persen berbanding 47 persen. Kita juga unggul peluang, dibanding Persija,” ujar Tavares dalam sesi konferensi pers usai laga.
Tavares menyinggung kepemimpinan wasit yang agak kurang bagus. Salah satunya, gol pertama Persija yang menurutnya offside. Akan tetapi wasit tidak melakukan apa pun. Begitu pun gol kedua dan keempat.
“Saya kira untuk peningkatan sepak bola Indonesia di sini sangat membutuhkan VAR, kemungkinan apa yang saya lihat di lapangan bisa dicek kembali. Tapi, dengan adanya VAR ini membantu membuat keputusan yang benar ke depannya,” ungkapnya.
Rasyid Bakri yang mencetak gol kedua PSM dalam laga melawan Persija mengatakan, pertandingan berjalan dengan seru. Hanya saja, hasil tidak memihak ke PSM.
Pemain asal Limbung Gowa ini pun meminta maaf kepada para suporter yang sudah jauh datang di lapangan menyaksikan klub kesayangan, akan tetapi harus menerima timnya kalah.
“Saya mewakili pemain minta maaf kepada teman-teman suporter yang jauh datang ke Jakarta untuk menonton pertandingan ini,” tuturnya.
Sementara itu, Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll mengaku bangga dengan hasil yang dicapai anak asuhnya.
”Saya bangga Persija mengalahkan tim yang kuat. Cara PSM bermain sangat bagus,” ujarnya.
Pelatih berpaspor Jerman itu menegaskan, kemenangan ini adalah momentum yang tepat untuk terus menjaga asa di jalur juara.
“Kita tidak mau terlena dengan kemenangan ini. Akan tetapi hasil ini membangkitkan optimisme dalam tim untuk meraih gelar juara di akhir musim,” pungkas Doll.(rus)












