Ratusan Mahasantri di Gowa Digembleng jadi Penghafal Alquran

MAHASANTRI--- Pemuda Gowa yang ikut program Mahasantri menghadiri peresmian Rumah Tahfiz Qur'an yang dibangun Pemkab Gowa di Limbung, kecamatan Bajeng, Kamis (3/11/2022). Mereka akan digembleng menjadi penghafal Alquran yang handal. (Foto : Humas Pemda Gowa)

STARNEWSID.COM,GOWA—-Rumah Tahfiz Qur’an yang dibangun Pemerintah Kabupaten Gowa di Jalan Poros Gowa-Takalar, Kecamatan Bajeng diresmikan, Kamis (3/11/2022).

Peresmian ini sekaligus menandai dimulainya pembelajaran program Mahasantri.

Dalam program ini, ratusan Mahasantri akan mengikuti pembelajaran di Rumah Tahfid Quran Pemkab Gowa. Mereka digembleng menjadi penghafal Alquran.

Bacaan Lainnya

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan didampingi Wakil Bupati Gowa, Abd. Rauf Malaganni meresmikan langsung Rumah Tahfiz Qur’an tersebut.

Peresmiannya ditandai dengan Launching Program Mahasantri yang merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Gowa dengan Universitas Alauddin Makassar dalam rangka mencetak mahasiswa penghafal Al-Qur’an.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, sejak dirinya bersama Wabup Gowa kembali terpilih pada periode kedua, pihaknya berkomitmen akan menjadikan bidang keagamaan sebagai salah satu program prioritasnya.

“Hari ini saya bersama Pak Wabup dan jajaran sangat bahagia dan bangga. Alhamdulillah satu persatu janji-janji yang kita sampaikan dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.

Adnan berkata, setelah Lembaga Rumah Tahfiz ini diresmikan maka seluruh proses belajar pada program Mahasantri yang diikuti 167 orang akan dimulai.

“Hari ini diresmikan maka proses belajar mengajar juga dimulai. Insya Allah semua biaya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Gowa sampai selesai karena kita ingin membangun SDM yang lebih baik yang tentunya berlandaskan Imtak alias iman dan takwa,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen dan keberlanjutan program ini kedepan pihaknya akan segera mendorong Peraturan Daerah (Perda) tentang Lembaga Maha Santri ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

“Ini kita akan Perda-kan. Sekarang kita sudah menyusun naskah akademiknya. Rencana tahun depan kita akan dorong ke DPRD untuk disahkan menjadi peraturan daerah,” tukasnya.

Ia berharap, melalui program ini, Kabupaten Gowa akan mencetak hafidz dan hafidzah minimal 1 desa atau kelurahan 1 hafidz/hafidzah yang berdampak baik terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gowa.

“Siapapun yang menjadi calon penghafal Al-Qur’an disini dia juga tercatat sebagai mahasiswa dari UIN Alauddin Makassar yang akan mendapatkan gelar ijazah dan terdaftar dari UIN Alauddin Makassar. Kita target ke depan itu setiap dusun dan lingkungan minimal memiliki satu penghafal Al-Qur’an,” harapnya.

Salah satu penerima Program Mahasantri, Muhammad Dirham mengapresiasi pemimpin Gowa karena menyediakan program yang baik bagi masyarakat.

Khususnya bagi pemuda yang bercita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan ingin berkuliah.

“Alhamdulillah program ini membantu kami yang kesulitan ekonomi bisa berkuliah dan menjadi hafidz Qur’an. Berkat Pemkab Gowa, kami bisa berkuliah dengan serba gratis dan uang tidak keluar sepersenpun,” ucap pemuda berusia 19 tahun tersebut.(rus)

Pos terkait