Pembinaan Rohani, Kelompok Geng Motor di Gowa Diajar Mengaji

DIAJAR MENGAJI-- Anggota Polsek Bajeng mengajar mengaji remaja kelompok geng motor di Musallah Mapolsek Bajeng, Sabtu (22/10/2022).(Foto : Azhari Lolo)

STARNEWSID.COM,BAJENG— Aksi kelompok geng motor di kabupaten Gowa cukup meresahkan. Aparat kepolisian pun tidak melakukan pembiaran.

Disamping tindakan represif, polisi juga melakukan pendekatan keagamaan. Contohnya saja, kelompok geng motor yang ditangkap bawa senjata tajam (Sajam) oleh Polsek Bajeng, Gowa beberapa waktu lalu.

Pasca diamankan, puluhan anggota kelompok geng motor yang rerata berusia remaja itu dibina di Mapolsek Bajeng. Mereka kemudian diajar mengaji.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Bajeng, AKP Bahtiar, menuturkan, pembinaan rohani sangat  penting untuk menanamkan rasa keimanan di dalam diri anggota kelompok geng motor tersebut.

“Atas kesepakatan orang tuanya, mereka diminta dibina dulu. Dengan dipandu oleh personel, mereka kemudian diajar mengaji di Mushollah Polsek Bajeng,” jelas AKP Bachtiar, Sabtu (22/10/2022).

Dengan proses pembinaan melalui belajar mengaji itu, lanjut Bachtiar diharapkan dapat mendidik mereka agar tidak melakukan hal serupa dikemudian hari dan menjadi pribadi yang lebih baik.

“Kita berharap agar kelak mereka bisa kembali menjalani hidup normal kembali, serta tidak mengulangi perbuatannya yang bisa merugikan dirinya sendiri ataupun orang lain,” tandasnya.

Mantan Kasat Narkoba Polres Gowa itu menambahkan, selain diajar mengaji, anggota kelompok geng motor itu juga didorong hidup bersih dan kegiatan lain yang berhubungan dengan ibadah. ‘

“Tujuannya ini kita lakukan untuk menyadarkan bahwa perbuatan yang dilakukan selama ini tidak benar atau melanggar hukum,” tutupnya.(rus)

Pos terkait