STARNEWSID.COM, MAKASSAR— Dalam rangka meningkatkan keamanan fasilitas pelabuhan, Pelindo Regional 4 Makassar menggelar kegiatan Port Facility Security Assessment selama dua hari (21-22/7/2025). Kegiatan ini berlangsung di lantai 2 Kantor Pelindo Regional 4 dan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke area Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.


Assessment ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi dari ketentuan International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code yang mengatur standar keamanan di pelabuhan internasional. PT. Yapanindo Konsultan bertindak sebagai Recognized Security Organization (RSO) dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem serta prosedur keamanan yang diterapkan di Pelabuhan Makassar.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha KSOP Utama Makassar, Hasanuddin, bersama tim auditor ISPS Code. Kehadiran KSOP menunjukkan dukungan penuh terhadap penerapan standar keamanan pelabuhan yang terintegrasi, guna menjamin kelancaran dan keselamatan aktivitas kepelabuhanan di wilayah tersebut.

General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, dalam sambutannya menegaskan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan standar keamanan pelabuhan. Ia menyebutkan bahwa assessment ini merupakan salah satu langkah konkret dalam menjaga fasilitas pelabuhan agar tetap aman dan nyaman bagi pengguna jasa.
Iwan Sjarifuddin juga mengungkapkan bahwa dalam satu bulan terakhir sudah tidak ditemukan lagi aktivitas asongan yang memanjat tali kapal atau menerobos ke dermaga lini 1 secara ilegal. Hal ini disebutkan sebagai hasil dari perlakuan dan pendekatan khusus yang telah dilakukan terhadap para asongan, sehingga potensi gangguan keamanan dapat diminimalkan.
“Kami berharap kondisi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Upaya peningkatan fasilitas pelabuhan akan berjalan secara paralel dengan peningkatan sistem keamanan, demi mendukung operasional yang efisien dan ramah pengguna,” ungkap Iwan Sjarifuddin.
Dengan assessment ini, Pelindo Regional 4 Makassar berharap dapat terus menjaga sinergi dengan pihak otoritas pelabuhan serta seluruh pemangku kepentingan, guna menciptakan ekosistem kepelabuhanan yang aman, andal, dan sesuai dengan standar internasional.(idj)












