Momen Bersejarah: Dua Jenderal Jaga Lingkungan di Ciliwung

STARNEWSID.COM, JAKARTA— Di tepi Sungai Ciliwung, Cijantung Jakarta Timur, pada Minggu pagi, 25 Agustus 2024, dua jenderal TNI, Letnan Jenderal Mohamad Hasan dan Mayor Jenderal Rafael Granada Baay, duduk bersama. Hasan baru saja mengambil alih posisi Panglima Kostrad dari Letnan Jenderal Muhamad Saleh Mustafa, yang kini menjabat sebagai Irjen TNI. Sementara itu, Rafael, yang sebelumnya menjabat Pangdam Brawijaya di Jawa Timur, kini resmi menjadi Pangdam Jaya.

Pertemuan di tepi Ciliwung ini memiliki makna penting. Selain merayakan ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-79, acara ini juga merupakan ungkapan syukur atas jabatan baru yang diemban oleh kedua jenderal tersebut. Dengan tagline “Membela Alam, Merayakan Tanah Air Menuju Indonesia Maju”, acara ini dipusatkan di Café Red Soldadu Riverside di Jl. Sederhana I No. 4A, Jakarta Timur.

Hasan dan Rafael sebelumnya memiliki pengalaman berkumpul di Café Soldadu. Hasan, yang saat itu menjabat Pangdam Iskandar Muda Aceh, dan Rafael, yang menjabat Direktur H BAIS TNI dengan pangkat Brigadir Jenderal, pernah menikmati kopi bersama di tempat yang sama pada Maret 2022. Hubungan mereka berlanjut hingga saat ini, termasuk saat Rafael memimpin di berbagai posisi seperti Danrindam Makassar dan Danrem Solo.

Bacaan Lainnya

Cafe yang mereka kunjungi kali ini terletak dekat dengan markas Kopassus, tempat Hasan dan Rafael, yang merupakan teman seangkatan Akmil 93, sama-sama menjalani pendidikan militer. Mereka memandang Sungai Ciliwung dan bendera merah putih yang berkibar di tengah-tengahnya dengan penuh rasa haru.

Kenangan mereka juga terhubung dengan dua sosok penting dalam kehidupan mereka: Letjen Doni Monardo dan Brigjen I Gusti Putu Danny Nugraha Karya. Doni Monardo, yang wafat pada Desember 2023, adalah sosok yang mempengaruhi Hasan dan Rafael dalam hal kepemimpinan dan kecintaan terhadap lingkungan. Sementara Putu Danny, yang meninggal dunia di Papua pada April 2021, adalah teman akrab mereka yang dikenal sebagai perwira Kopassus yang berdedikasi.

Di hari itu, Hasan dan Rafael, bersama staf dan komunitas pecinta alam, melakukan aksi penanaman pohon dan bersih-bersih sampah di bantaran Sungai Ciliwung sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan. Acara ini juga dihadiri oleh jajaran Kostrad dan Kodam Jaya serta berbagai komunitas peduli lingkungan.

Pangdam Jaya Rafael menekankan bahwa kegiatan ini adalah simbol semangat kemerdekaan dan rasa syukur atas kemerdekaan bangsa Indonesia. Sementara Pangkostrad Hasan menambahkan bahwa penanaman pohon dan aksi bersih-bersih merupakan simbol usaha menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian sumber kehidupan.

Acara ini diakhiri dengan ngopi bareng di café, simbol kebersamaan antara TNI dan rakyat. Hasan juga mengenang sejarah bersama Rafael di “Juragan Corner” di Café, mengingat momen-momen bersejarah mereka. Di tepi Ciliwung, kedua jenderal menulis babak baru dalam sejarah dengan semangat menjaga lingkungan hidup dan merayakan kemerdekaan.(*/amm)

Pos terkait