Hijaukan Lahan Kritis, Pemkab Gowa Kembali Tanam 4 Ribu Bibit Pohon

TANAM POHON--- Wabup Gowa, H Abd Rauf Malaganni Karaeng Kio didampingi Wakil ketua TP PKK Gowa, Hj Mussadiyah Rauf serta Kapolsek Tombolopao, Iptu Rasyid menghadiri kegiatan penanaman pohon di Desa Tonasa, Kecamatan Tombolopao, Rabu (22/3/2023).(Naskah : Rusli Haisarni/Foto : Humas Pemda Gowa)

STARNEWSID.COM,TOMBOLOPAO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus menggalakkan kegiatan penghijauan. Program penanaman pohon di lahan kritis terus dilakukan.

Kali ini, ada 4000 bibit pohon yang kembali ditanam, Rabu (22/3/2023). Lokasinya di Kawasan Hutan Produksi, Desa Tonasa, Kecamatan Tombolopao.

Kegiatan penanaman pohon itu melibatkan aparat SKPD, camat hingga lurah.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa, Azhari Azis menuturkan, lokasi penanaman pohon merupakan lahan kritis.

“Lahan yang kita gunakan tepatnya di Desa Tonasa ini memang cukup luas dan selama ini digarap oleh warga masyarakat. Kondisinya pun kritis sehingga kami lakukan penanaman pohon disini,” ujar Azhari.

Mantan Sekcam Tombolopao itu menyebutkan, 4000 bibit pohon yang ditanam dari pelbagai jenis. Diantaranya pohon bitti, mahoni, akasia, tembesu, jati putih, dan berbagai jenis lainnya.

“Tentunya apabila ada yang tidak tumbuh itu akan diadakan penyulaman kembali sehingga pohon-pohon yang mati kita ganti kembali,” terangnya.

Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni  mengatakan, kegiatan penanaman pohon serupa yang kedua kalinya dilakukan dalam rentan waktu per tiga bulan.

Sebelumnya, kegiatan penanaman pohon di lahan kritis telah dilakukan di Kecamatan Tinggimoncong dan Tombolopao pada 5 November 2022 lalu.

Karaeng Kio sapaan akrab Wabup Gowa itu menjelaskan, penanaman pohon tersebut bisa memperbaiki lingkungan hidup yang ada di daerah Butta bersejarah.

“Kita harapkan penanaman pohon di lahan kritis ini mampu memperbaiki lingkungan hidup yang ada di Kabupaten Gowa,” tukasnya.

Ia menyebutkan, kondisi kerusakan hutan di Kabupaten Gowa lebih dari 2 juta hektar pertahun. Untuk itu, lanjut dia, sebagai bentuk kepedulian dalam pelestarian lingkungan hidup, Pemkab Gowa melakukan penanaman pohon secara kontinu setiap tiga bulan.

“Kita harus prihatin bahwa hutan kita mengalami kerusakan lebih dari 2 juta hektar per tahun. Kondisi buruk itu tidak boleh dibiarkan terus-menerus dan harus dihentikan mulai sekarang. Salah satu upaya kita melakukan penanaman pohon secara kontinu,” katanya.(rus)

Pos terkait