Dorong Daya Baca, Pemkab Gowa Sediakan Perpustakaan Umum

SALAM SARANGHAE--- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan memberikan salam saranghae yang dibalas oleh siswa peserta Literasi Digital Menuju Smart City di Gedung D'Bollo, Sungguminasa, Rabu (24/8/2022).(Foto : Humas Setkab Gowa)

STARNEWSID.COM,GOWA —– Pemerintah Kabupaten Gowa terus mendorong peningkatan daya baca masyarakat. pelbagai upaya ditempuh. Salah satunya dengan menyediakan Perpustakaan Umum.

Perpustakaan umum ini diperuntukkan kepada masyarakat Butta bersejarah. Peresmian penggunaanya dijadwalkan November 2022 mendatang.

“Insya Allah November nanti Pemerintah Kabupaten Gowa akan meresmikan Perpustakaan Umum untuk masyarakat Kabupaten Gowa,” ungkap Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat menjadi narasumber kegiatan Literasi Digital Untuk Mewujudkan Smart City Melalui Kearifan Lokal di Gedung D’Bollo, Senin (22/8/2022).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini diikuti oleh ribuan pelajar jenjang SMP. Dihadapan para pelajar tersebut, Adnan menerangkan, perpustakaan umum yang disediakan Pemkab Gowa akan dilengkapi dengan fasilitas teknologi digital.

“Jadi adik-adikku sekalian bisa memanfaatkan sarana perpustakaan digital itu untuk belajar,” ucapnya.

Kata Adnan, saat ini, Pemkab Gowa terus mempersiapkan diri dalam memasuki era disrupsi digital atau inovasi digital. Di mana secara penuh berbagi upaya dilakukan untuk mengembangkan literasi digital di seluruh sektor, terutama di lingkungan pemerintah daerah.

Menurut Adnan, hal pertama yang harus dilakukan jika ingin meningkatkan literasi digital adalah meningkatkan daya baca. Misalnya pada sektor pendidikan dengan mendorong pelajar untuk meningkatkan daya baca mereka.

“Mengapa kita berbicara literasi digital? Karena perkembangan zaman yang ada sudah tidak ada lagi lini kehidupan yang tidak menggunakan teknologi. Semua menuju digitalisasi informasi. Sekolah saja pembelajarannya sudah terdigitalisasi,” jelasnya.

Adnan juga berpesan untuk dapat lebih memilah informasi yang ingin disampaikan kepada publik.

“Hal-hal yang menyangkut privasi, sebaiknya jangan diumbar di medsos,” imbuhnya.

Turut menjadi narasumber pada kegiatan ini, Koordinator Program Literasi Digital Kemenkominfo RI, Rizki Ameliah Cawidu dan Ketua Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Sulsel, H. Syamsu Rizal. (rus)

Pos terkait