STARNEWSID.COM,PARANGLOE—Desa Belapunranga tampil impresif di cabang sepak bola perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-77 tahun tingkat kecamatan Parangloe.
Belpur berhasil tembus final setelah membantai Parangloe All Star alias PAS, 4-1 di fase semifinal, Jumat (12/8/2022) sore tadi.
Laga ini kembali menjadi pembuktian ketajaman lini serang Belpur. 4 gol yang bersarang ke gawang PAS, dilesakkan oleh Ola, Ikki (Brace) dan Iskandar. Sementara satu gol balasan PAS, dicetak oleh Nursyam Nai.
Belpur sisa menunggu lawan di final. Yakni pemenang antara Lanna kontra Borisallo yang akan bertemu di semifinal kedua, Sabtu (13/8/2022).
Juru taktik Belpur, Dg Ngitung mengatakan, timnya pernah dua kali juara di ajang ini. Peluang juara ketiga kalinya pun kini terbuka lebar, setelah Belpur memastikan lolos ke final.
“Sepanjang sejarah penyelenggaraan 17-an, Belpur pernah juara dua kali. Hanya saya lupa tahun berapa. Semoga tahun ini kita juara,” ujar Daeng Ngitung disela laga semifinal Belpur kontra PAS.
Paman eks Kapten PSM Makassar, Syamsul Haeruddin ini mengungkapkan, pendekatan stamina menjadi hal utama yang ditekankan pada pemain Belpur.
Kata dia, stamina menjadi kunci kekuatan timnya dalam memenangkan pertarungan di lapangan.
“Sepakbola itu stamina yang utama. Jika stamina mumpuni, maka teknik akan gampang dikuasai. Apalagi, Belpur ini 95 persen pemainnya berusia 20 tahun. Hanya tiga pemain saja yang mendekati usia 25 tahun. Jadi sangat menunjang sekali,” terangnya.
Dg Ngitung pun menegaskan, timnya tak memilih siapa lawan di final nanti. Baik Lanna atau Borisallo, akan siap dihadapi.
“Tapi kalau prediksi saya, Lanna akan menjadi lawan Belpur di final,” ungkapnya.
Kubu PAS sendiri mengakui, kekalahan 4-1 di semifinal lebih disebabkan karena masalah stamina.
“Kita memang kalah stamina dari pemain Belpur. Ini faktor utama kita kalah,” ucap bek PAS, Anchu D’Lallos.
Selain itu, faktor lainnya karena beberapa pemain pilar PAS juga absen pada laga semifinal kontra Belpur.
“Ada 4 pemain inti kita cedera,” katanya.
Di menit-menit akhir babak kedua, PAS sempat memberikan perlawanan. Apalagi sejak masuknya Muhammad Amir menggantikan sang kapten, Taufan.
Aksi individu Muhammad Amir dari sektor kanan acap kali merepotkan pertahanan Belpur yang digalang Rahmat. Bahkan, gol balasan PAS yang dicetak Nursyam Nai tak lepas dari peran pemain veteran berusia 50 tahun itu.(rus)












