Andi Utta Terima Kunjungan Stula PKP Pemkot Makassar Dipimpin Andi Herfida Muchtar

STARNEWSID.COM, BULUKUMBA —- Pemerintah Kabupaten Bulukumba menerima kunjungan Studi Lapangan Pelayanan Publik (Stula) peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Pemerintah Kota Makassar di Ruang Kahayya, Gedung Pinisi, Senin, 27 Juli 2026.

Rombongan dipimpin Staf Ahli Wali Kota Makassar Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan, Ir. Hj. Andi Herfida Muchtar, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba.

Kunjungan tersebut diterima Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Bulukumba.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Bulukumba yang akrab disapa Andi Utta mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan pendamping. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Bulukumba sebagai salah satu lokasi studi lapangan bagi para pejabat pengawas Pemerintah Kota Makassar.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulukumba, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan pendamping. Suatu kehormatan bagi kami karena Bulukumba dipercaya menjadi salah satu lokasi studi lapangan dalam rangkaian pelatihan kepemimpinan pejabat ini,” ujar Bupati.

Menurutnya, studi lapangan merupakan kesempatan yang baik untuk saling belajar mengenai praktik-praktik penyelenggaraan pemerintahan, inovasi daerah, serta berbagai tantangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati menegaskan bahwa Bulukumba tidak mengklaim sebagai daerah yang sempurna.

Namun, pemerintah daerah terus melakukan berbagai pembenahan melalui pembangunan budaya kerja yang berorientasi pada hasil serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus mendorong inovasi di berbagai sektor, mulai dari tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, ketahanan pangan, digitalisasi layanan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Semua itu dilakukan dengan semangat bahwa birokrasi harus mampu menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat, bukan justru menjadi bagian dari persoalan,” katanya.

Menghadapi tantangan birokrasi ke depan, Bupati menilai setiap pejabat pengawas dituntut memiliki kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, inovatif serta mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat di tengah tuntutan efisiensi anggaran dan meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik.

Ia berharap para peserta tidak hanya memperoleh referensi mengenai praktik-praktik baik yang ada di Bulukumba, tetapi juga dapat berdiskusi dan memberikan masukan yang konstruktif bagi Pemerintah Kabupaten Bulukumba.(*)

Pos terkait