STARNEWSID.COM,MAKASSAR—APMI Sulsel kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulsel, Kamis (22/6/2023).
Dalam aksi unjuk rasa jilid 3 itu, APMI Sulsel kembali menyuarakan desakan kepada Kementerian PUPR agar mengevaluasi sejumlah pejabat BBPJN yang dianggap tidak becus menangani perbaikan jalan nasional.
Sejumlah pejabat itu yakni Kepala Balai BBPJN Sulsel, Reiza Setiawan dan Satuan Kerja (Satker) PJN II, Adrian Irfan.
“Kami minta Kementerian PUPR selektif memilih pejabat yang ditugaskan di BBPJN Sulsel. Jangan pejabat yang bermasalah ditugaskan di daerah kami,” teriak Aan, sang jenderal lapangan.
Menurut Aan, jalan nasional khususnya di Luwu Timur saat ini tak tertangani dengan baik. Mulai dari Wotu-Tarengge-Malili hingga Batas Sulawesi Tenggara mengalami kerusakan parah.
Ironisnya, Kepala BBPJN terkesan melakukan pembiaran. Bahkan, PPK 2.4, Nasrun yang dinilai kinerjanya amburadul menangani jalan Nasional di Lutim justru dipromosikan sebagai Kepala Satker.
“Kami desak juga agar Kementerian PUPR menganulir SK PPK 2.4 menjadi Kasatker,” desaknya.
Aan pun menegaskan, tidak akan berhenti menyuarakan kebenaran sampai aksi Jilid selanjutnya. “Kami telah agendakan aksi unjuk rasa hingga kantor Kementerian PUPR di Jakarta,” tegasnya.
Kepala BBPJN Sulsel, Asep Hidayat yang dikonfirmasi terkait aksi unjuk rasa APMI di kantornya memilih bungkam dengan tidak merespon permintaan konfirmasi yang dikirim wartawan ke nomor whatshappnya.(rus)












