STARNEWSID.COM, MAKASSAR — Semangat kemanusiaan dan kesiapsiagaan tanpa kompromi kembali ditunjukkan oleh TNI Angkatan Laut. Komando Daerah Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) Tak menunggu lama dengan memberangkatkan Tim SAR dalam rangka perbantuan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) darat terhadap pesawat Indonesia Air Transport (IAT) jenis ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (18/01/2026).
Pemberangkatan Tim SAR Kodaeral VI ini merupakan tindak lanjut dari perintah Komandan Kodaeral VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., yang secara tegas menginstruksikan jajaran personel untuk segera membentuk dan mengerahkan tim SAR guna membantu pencarian korban kecelakaan udara tersebut.

Tim SAR Kodaeral VI yang dipimpin oleh Letda Marinir M. Ridha langsung melaksanakan pergeseran pasukan beserta sarana dan prasarana (serpras) menuju Pos Komando Taktis (Poskotis) SAR Gabungan yang berlokasi di Posko SAR Basarnas Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep. Kehadiran unsur TNI AL ini memperkuat sinergi lintas instansi dalam misi kemanusiaan di medan yang dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Keterlibatan TNI AL melalui Kodaeral VI dalam operasi SAR ini menegaskan komitmen kuat TNI AL untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai garda terdepan pertahanan negara di laut, tetapi juga sebagai kekuatan kemanusiaan yang sigap, tangguh, dan siap menghadapi medan berat demi menyelamatkan sesama.#tnial_kodaeralvi (*)











