STARNEWSID.COM,GOWA—- Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia berkunjung ke Kabupaten Gowa, Senin (12/6).
Kunjungan senator RI itu disambut hangat oleh Wabup Gowa, H Abd Rauf Malaganni di Baruga Karaeng Galesong, kantor bupati Gowa.
Pada kesempatan tersebut, Rauf Malaganni menyampaikan beberapa program atau inovasi yang dikembangkan di desa.
Salah satunya pengembangan Kampung Rewako yang melibatkan pemerintah desa dan warga setempat.
“Kampung Rewako yang dibentuk untuk pembangunan kawasan perekonomian terpadu, dan terintegrasi berbasis potensi unggulan desa di dalam suatu kawasan. Di dalamnya, terdapat pengelolaan berbagai sektor seperti pariwisata, pertanian, perkebunan peternakan perikanan UMKM dan kesehatan,” papar Abd Rauf.
Tak sampai disitu, Abd Rauf menyebut dengan adanya undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pembangunan desa mengalami percepatan seperti saat ini.
UU No 6 Tahun 2014 ini, menurut Karaeng Kio sapaan karibnya mendorong desa berinovasi. Sehingga, kata dia, tidak ada lagi desa tertinggal dan desa sangat tertinggal di kabupaten Gowa.
“Dari 121 desa di kabupaten Gowa, terdapat 23 desa berkembang, 64 desa maju, dan 34 desa mandiri. Meskipun tak dapat dipungkiri bahwa faktor utama pendorong kemajuan tersebut karena adanya dukungan penganggaran baik dari pemerintah pusat melalui dana desa,” jelasnya.
Olehnya itu, dirinya berharap melalui kunjungan ini, Komite I DPD RI dapat menerima masukan atau aspirasi dari pemerintah ataupun aparat desa demi kemajuan desa yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Wakil Ketua Komisi 1 DPD RI, Filep Wamafma mengatakan kunjungannya itu untuk mendengar aspirasi perangkat desa yang kumudian akan disampaikan pokok pikiran tersebut kepada Kementerian Desa dalam rangka penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Desa.
“Ada berapa hal yang menjadi tujuan kami. Pertama adalah mendengar secara langsung aspirasi desa yang nantinya menjadi perhatian bagi Komite I DPD dalam mempersiapkan RUU desa agar kedepan Undang-Undang Desa mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan aparatur desa,” katanya.
Dirinya mengaku Kabupaten Gowa merupakan salah satu kabupaten yang memiliki referensi positif, khususnya dalam hal tata kelola pemerintahan.
Ini jadi alasan Komite I DPD bersepakat memilih Kabupaten Gowa sebagai salah satu lokus kunjungan untuk menyerap aspirasinya.
“Desa-desa di Gowa ini punya referensi positif terkait tata kelola desa yang baik, seperti pemerintahnya, inovasi, dan kreatif artinya jika kita tadi dengar capaian dan programnya kita berharap bisa menjadi barometer bagi desa-desa di RI,” pungkasnya.(rus)












