Tempat Pesta Ballo Resahkan Masyarakat, Kapolsek Parangloe-Lurah Lanna Janji Tindak Tegas

TEMPAT PESTA BALLO--- Kondisi lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat pesta ballo terlihat sunyi saat diabadikan, Selasa (30/8/2022). Aktivitas pesta ballo di tempat itu acapkali menjadi pemicu keributan yang berujung pertikaian sesama warga.(Foto : Rusli Haisarni)

STARNEWSID.COM,PARANGLOE—Rumah oknum salah satu warga yang kerap dijadikan tempat pesta ballo (tuak) di Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulsel, menuai keresahan masyarakat.

Ini menjadi atensi aparat kepolisian dan pemerintah kelurahan. Pasalnya, pesta ballo di tempat tersebut acapkali menjadi pemicu keributan yang berujung pertikaian sesama warga.

Kejadian terbaru, Senin (29/8/2022) malam. Seorang warga melapor ke Polsek Parangloe karena dianiaya di tempat pesta ballo tersebut.

Bacaan Lainnya

Korban itu berinisial H. Ia diduga dianiaya oleh JT yang sedang teler. “Saya hendak melerai, tapi justru jadi korban pemukulan,” tutur H, Selasa (30/8/2022).

Akibat pemukulan itu, wajah H memar. Setelah divisum, H yang keberatan kemudian langsung melapor ke Polsek Parangloe.

“Saya berharap polisi bisa memproses pemukulan yang saya alami,” pintanya.

Kapolsek Parangloe, Iptu Mudatsir saat dikonfirmasi memastikan pihaknya akan menindaklanjuti laporan korban.

Perwira polri berpangkat dua balok di pundak itu juga menegaskan bakal menindak tegas tempat pesta ballo yang membuat resah masyarakat.

“Pasti kita tindaklanjuti. Tindakan tegas akan kita ambil. Apalagi memang sudah meresahkan,” tegas Mudatsir.

Informasi yang diperoleh, lokasi pesta ballo itu memang sudah pernah digerebek polisi sebelumnya.

Lurah Lanna, Maskur Nangka yang dikonfirmasi secara terpisah menyatakan sangat geram dengan keberadaan tempat pesta ballo tersebut.

Bekas Kasi Umum Pelayanan Kantor Camat Parangloe ini pun telah berkoordinasi dengan aparat Bhabinkamtibmas serta Babinsa untuk menutup tempat tersebut.

“Besok, saya bersama Bhabinkamtibmas maupun Babinsa akan turun menutup tempat itu,” tegas Maskur.

Maskur mengatakan, kegiatan pesta ballo di tempat itu memang bisa menimbulkan kerawanan kamtibmas.

“Makanya, saya tegaskan mulai sekarang tidak ada lagi tempat-tempat begitu di Kelurahan Lanna. Kalau masih ada, kami sepakat tindak tegas,” pungkasnya.(rus)

Pos terkait