Tampil Dominan, Alifia Grafika Harus Puas Runner Up

RUNNER UP--- Manajer, official bersama skuad Alifia Grafika foto bersama usai penyerahan medali dan piala di Lapangan Bontotangnga, Minggu (3/7/2022) sore tadi. Alifia Grafika harus puas sebagai juara dua atau Runner up setelah kalah dramatis dari Perseba Jenemadinging di laga final.(Foto : Rusli Haisarni)

STARNEWSID.COM,PARANGLOE—Dewi Fortuna tak berpihak ke Alifia Grafika. Meski tampil lebih dominan, tim binaan Hj Tenri Olle Yasin Limpo ini harus puas sebagai juara dua atau Runner up turnamen sepak bola Kapolsek Parangloe Cup 1.

Alifia harus mengakui keunggulan Perseba Jenemadinging lewat drama adu penalti 3-2(0-0) pada laga final di Lapangan Bontotangnga, Minggu (3/7/2022) sore.

Partai final ini berjalan seru. Kedua tim terlibat pertarungan sengit. Jika mengacu pada statistik, Alifia Grafika terlihat lebih unggul dalam penguasaan bola. Tim yang dimanajeri Badollahi ini juga lebih banyak menciptakan peluang berbahaya dibanding Perseba.

Bacaan Lainnya

Hanya saja, sejumlah peluang itu gagal dikonversi menjadi gol. Salah satunya, tendangan bebas pemain Alifia yang masih membentur mistar gawang di babak pertama.

Di babak kedua, Alifia bahkan harus meladeni permainan Persiba dengan 9 pemain. Dua pemain Alifia diusir wasit dari lapangan lantaran mendapat kartu merah.

Namun hal itu tak membuat Alifia kehilangan semangat permainan. Mereka tetap tampil militan. Sebaliknya, Perseba gagal memanfaatkan momentum dengan kondisi Alifia yang pincang. Hingga laga babak kedua usai skor 0-0 tetap bertahan.

Penentuan juara pun harus dilanjutkan lewat adu penalti yang berakhir kekalahan dramatis bagi Alifia.

“Pemain sudah bermain luar biasa. Mereka lebih menguasai pertandingan. Tapi hasil akhir Dewi Fortuna belum berpihak,” tutur official Alifia Grafika, Ikbar Daeng Taba.

Manajer Perseba Jenemadinging, Muhammad Amir juga mengakui, Alifia Grafika tampil sangat baik.

“Alifia memang bermain bagus dan kuat. Tapi dengan kerja sama yang solid, kami lah yang memenangkan pertarungan,” ucap Muhammad Amir.

Perseba Jenemadinging tampil sebagai kampiun dan berhak mendapatkan Piala Bergilir dan uang pembinaan sebesar Rp10 juta.

Kiper Perseba Jenemadinging, Tiar tampil sebagai pahlawan di final. Tiar kemudian dinobatkan sebagai pemain terbaik (the best player). Sementara Alifia Grafika yang tampil sebagai Runner up menerima piala dan uang pembinaan sebesar Rp7 juta.(rus)

Pos terkait