Tambang di Sungai Balantieng Beroperasi lagi, Kapolres AKBP Supriyanto Disorot Masyarakat

STARNEWSID.COM, BULUKUMBA — Penambang di Sungai Balantieng, Desa Bulolohe dan Desa Batukaropa, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) disorot lagi.

Kali ini sejumlah warga Desa Batukaropa dan beberapa aktivis di Bulukimba menuding Kapolres Bulukumba AKBP Supriyanto tidak bisa berbuat apa-aoa.

Hal itu karena sejak AKBP Supriyanto dilantik sebagai orang nomor satu di Mapolres Bulukumba, dia tidak pernah menindak tambang ilegal termasuk dengan penambang yang menambang di Sungai Balantieng.

Bacaan Lainnya

“Semakin merajalela tambang di Sungai Balantieng tidak ada yang bisa tindaki, pak Kapolres tidak ada kerjanya. Semenjak dilantik sebagai Kapolres Bulukumba, tidak satupun tambang yang ia tindaki termasuk tambang di Sungai Balantieng,” ujar Sudirman Sanjaya kepada,.

“Hari ini kami warga Batukaropa menyaksikan dengan mata kepala sendiri sebuah alat berat mengobrak abrik lagi sungai Balantieng, kegiatan itu berhasil kami abadikan dalam rekaman video. Ini buktinya bahwa Kapolres hanya makan gaji buta karena sudah sering kali disampaikan dan sering didemo, namun nyatanya tetap saja penambang mengeruk sungai Balantieng,” tandasnya sembari memperlihatkan rekaman video yang ia maksud.

Hal yang sama diungkapkan oleh salah satu anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Bersatu (LSM Asatu) Muhammad Rijal.

Dia menyebut bahwa Kapolres Bulukumba AKBP Supriyanto hanya makan gaji buta, meski didemo berkali kali diminta menertibkan tambang ilegal tapi tidak juga bergeming.

“Sudah berkali kali di demo diminta agar menertibkan tambang ilegal di Bulukumba tapi sampai sekarang tidak juga ada tindakan, maka sangat pas kalau dikatakan dia (AKBP Supriyanto) hanya datang ke Bulukumba makan gaji buta,” tutur Muhammad Rijal. (erw)

Pos terkait