Tahun Berganti, Jalan Provinsi di Gowa Masih Rusak Berat

RUSAK BERAT--- Kondisi ruas jalan HM Yasin Limpo, kecamatan Pattallassang, Gowa yang rusak berat dilintasi kendaraan, Senin (9/1/2023).(Naskah/Foto : Rusli Haisarni)

STARNEWSID.COM,PATTALLASSANG— Tahun telah berganti. Dari 2022 ke 2023. Namun kondisi ruas jalan provinsi di kabupaten Gowa tak berubah baik.

Sebagian kondisinya masih rusak berat. Sebut saja ruas HM Yasin Limpo (dulu Poros Pattallassang).

Sepanjang ruas jalan ini mengalami kerusakan parah. Selain berkubang, juga banyak lubang. Kondisi ini sangat membahayakan bagi pengguna jalan.

Bacaan Lainnya

Abdul Kadir, pengendara motor yang kerap melintas di ruas HM Yasin Limpo mengaku sudah berapa kali ganti onderdil karena kendaraannya rusak akibat terperosok masuk lubang.

Beruntung dirinya tidak sampai terjatuh, sehingga terhindar dari luka-luka. “Onderdil motorkuji berapa kali harus saya ganti karena rusak,” keluh Abdul Kadir, Senin, 9 Januari 2023.

Daeng Nakku pengendara lainnya juga merasakan hal serupa. Bahkan kakinya sampai sekarang masih mengalami lecet akibat terjatuh gegara jalan rusak di HM Yasin Limpo.

“Mohon kiranya Pemprov lebih maksimal melakukan perbaikan jalan,” pintanya.

Menurut dia, selain faktor cuaca, kerusakan jalan HM Yasin Limpo diduga karena proses perbaikan yang dilakukan Pemprov Sulsel tak maksimal. Alhasil, tak lama setelah ditambal, ruas HM Yasin Limpo kembali rusak.

“Mungkin saja proses perbaikannya asal-asalan. Jadi tak bertahan lama rusak lagi,” ketusnya.

Korwil Pemeliharaan Ruas Sungguminasa-Malino Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Pemprov Sulsel, Iskandar tak menampik kerusakan yang ada di jalan HM Yasin Limpo. Ia mengaku, Pemprov Sulsel akan melakukan perbaikan tahun ini melalui program preservasi.

“Jalan HM Yasin Limpo terutama yang rusak rencana masuk preservasi jalan tahun 2023,” kata Iskandar.

Sambil menunggu pekerjaan preservasi, pihaknya untuk sementara akan tetap melakukan penangangan terhadap kerusakan yang terjadi di ruas HM Yasin Limpo. Hanya saja, penanganan yang dilakukan sifatnya ringan agar ruas jalan tetap fungsional.

“Kita sisa menunggu kondisi cuaca. Jika ruas jalan sudah kering, kita lakukan penanganan awal. Ditimbun dulu dengan timbunan pilihan,” tandas Iskandar.(rus)

Pos terkait