STARNEWSID.COM, MAKASSAR – Tim Relawan M08 yang merupakan pendukung pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Appi-Aliyah (MULIA), langsung turun tangan memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban kebakaran yang terjadi di Jalan Andi Tonro VI, Kelurahan Pabaeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Makassar.
Kebakaran yang terjadi pada Jumat (16/5) sekitar pukul 15.15 WITA tersebut melahap kawasan permukiman padat penduduk. Berdasarkan data lapangan, sebanyak tujuh rumah warga dan satu bangunan kos-kosan hangus terbakar. Sebagian besar rumah yang terdampak merupakan rumah kayu tipe panggung yang mudah terbakar, menyebabkan api cepat menjalar dan menghanguskan bangunan.
Merespons cepat musibah tersebut, Tim Relawan M08 langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk menyalurkan bantuan. Kunjungan dipimpin oleh Koordinator Relawan, Ibu Kis, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang tengah mengalami masa sulit. Bantuan disalurkan hanya beberapa jam setelah informasi kebakaran tersebar.
“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk hadir dan membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan, bahkan di luar masa kampanye,” ujar Humas M08, Hamka Darwis.
Adapun bantuan yang disalurkan oleh Tim Relawan M08 meliputi:
Indomie: 14 dos
Telur: 15 rak
Beras: 20 karung ukuran 5 kg dan 2 karung ukuran 10 kg
Minyak goreng: 2 dos
Kopi Kapal Api: 10 gantung
Gula pasir: 10 kg
Susu kaleng: 10 kaleng
Air mineral: 18 dos
Pakaian layak pakai: ± 25 dos
Selain bantuan logistik tersebut, Tim Relawan M08 juga mencatat kebutuhan mendesak lain yang dibutuhkan para penyintas, seperti terpal, family kit, selimut, dan makanan siap saji.
Menariknya, menurut Hamka Darwis, warga sekitar yang tidak terdampak kebakaran turut menyalurkan bantuannya melalui Tim M08. “Ini membuktikan bahwa Tim M08 dapat menjalin kolaborasi dengan masyarakat dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan secara cepat dan terkoordinasi,” jelasnya.
Aksi tanggap darurat ini pun menuai apresiasi dari warga terdampak, yang merasa terbantu di tengah situasi sulit. Relawan M08 menunjukkan bahwa kehadiran politik tidak hanya sebatas kampanye, tetapi juga bisa menjadi sarana untuk menumbuhkan solidaritas dan kepedulian sosial. (*)











