STARNEWSID.COM,PARANGLOE–Kinerja Polsek Parangloe, Gowa di bawah nakhoda Kapolsek AKP Muhammad Tang patut diacungi jempol.
Meski baru menjabat, namun telah berhasil mengungkap kasus kejahatan yang meresahkan masyarakat.
Contohnya kasus pembusuran yang dialami Agung Nursyam (17 tahun) di Poros Malino, kelurahan Lanna, 31 Januari 2023 lalu.
Dua terduga pelaku pembusuran, masing-masing berinisial AR (19 tahun) dan MY (14 tahun) diringkus, Minggu (5/2/2023). Keduanya merupakan warga Alur C, Lingkungan Parang, kelurahan Lanna.
Kapolsek Parangloe, AKP Muhammad Tang yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan dua terduga pelaku pembusuran terhadap Agung.
Kedua terduga pelaku, kata dia diamankan di lokasi persembunyiannya di Villa Dua Puri Lingkungan Batulapisi Dalam, kelurahan Malino, sekitar Pukul 02.00 dini hari WITA.
“Yah benar, dua orang yang diduga sebagai pelaku pembusuran terhadap korban Agung berhasil kita tangkap. Mereka ditangkap tanpa perlawanan,” ujar AKP Muhammad Tang di ruang kerjanya, Senin (6/2/2023).
Mantan Kasat Lantas Polres Palopo ini membeberkan, AR diduga menjadi pelaku utama pembusuran. Sementara MY berperan membantu dengan membonceng AR. Adapun motifnya, karena sakit hati.
“Pengakuan AR membusur korban karena sakit hati. Korban yang pulang dari acara bakar ikan kemudian dibusur di Poros Malino. Kejadiannya sekitar Pukul 01.00 dini hari,” terang AKP Muhammad Tang
Sebelum dibekuk, kedua terduga pelaku sempat buron selama 6 hari. Adapun Agung yang menjadi korban, terkena busur pada bagian punggung belakang. Akibatnya, Ia harus dirawat intensif di rumah sakit.
“Terduga pelaku dikenakan Pasal 351 ayat (1) jo UU Darurat no.12 tahun 1951, LN nomor 78 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” tandasnya.
Terpisah, Lurah Lanna, Maskur mengapresiasi keberhasilan Polsek Parangloe mengungkap kasus pembusuran ini.
Maskur pun berharap, kedua terduga pelaku pembusuran diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Kasus pembusuran ini atensi Kapolda. Jadi harapan kami, pelaku pembusuran diproses hukum sehingga ada efek jera,” harapnya.
Maskur juga mengimbau kepada segenap orang tua ikut mengawasi anak-anaknya. “Orang tua mesti berperan aktif mengawasi anak-anaknya agar hal-hal yang tidak diinginkan bisa dicegah,” imbuhnya.(rus)












