Polres Gowa Usut Penyerangan Busur di Manggarupi

USUT PEMBUSURAN--- Kasi Humas Polres Gowa, Iptu Abd Rasyid didampingi salah satu crewnya memberikan keterangan kepada awak media di halaman Mapolres Gowa, Minggu (2/4/2023) malam terkait kasus penyerangan menggunakan busur di Jalan Manggarupi, Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu.(Naskah : Rusli Haisarni/Foto : Humas Polres Gowa)

STARNEWSID.COM,GOWA— Kasus pembusuran cukup marak di Kabupaten Gowa. Bulan Suci Ramadan 1444 Hijriah ini saja, tercatat sudah dua kali terjadi penyerangan dengan busur.

Bahkan, satu orang warga di Desa Kalemandalle, Kecamatan Bajeng tewas dibusur, pekan lalu.  Tak berselang lama beberapa hari kemudian, peristiwa serupa kembali terjadi.

Kali ini, lokasinya di Jalan Manggarupi, Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu. Dalam video yang tersebar di media sosial, dua sekelompok pemuda saling serang dengan menggunakan busur, Minggu (2/4/2023) sekitar Pukul 06.00 WITA pagi.

Bacaan Lainnya

Kasus penyerangan busur ini pun telah menjadi atensi aparat kepolisian resort (Polres) Gowa.

Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan telah menginstruksikan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) untuk mengusut pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut.

“Kasat Reskrim telah saya perintahkan langsung ke TKP bersama Tim Respek Presisi Polres Gowa dan Resmob Polres Gowa,” kata AKBP Reonald Simanjuntak melalui Kasi Humas Polres Gowa Iptu Abd Rasyid, kepada awak media, Minggu (2/4) malam.

Mantan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar ini menegaskan, bahwa kejadian tersebut sementara dalam penyelidikan.

Kata dia, anggotanya sementara masih bekerja mengumpulkan data di lapangan.

“Saat ini anggota masih di tempat kejadian perkara guna mengumpulkan data serta menghindari terjadinya penyerangan susulan,” bebernya.

Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2002 itu mengungkapkan, salah satu pihak yang menjadi korban pembusuran telah melapor ke Polres Gowa.

“Tadi pagi sekitar pukul 09:00 wita korban datang ke polres melaporkan bahwa dirinya telah menjadi korban pembusuran,” pungkasnya.(rus)

Pos terkait