PKK Pesawaran Kagum dengan Balla Lompoa

BUSANA ADAT--- Ketua TP PKK Gowa, Priska Adnan bercengkrama dengan Ketua TP PKK Pesawaran, Nanda Indira di atas Istana Balla Lompoa, Rabu (15/2/2023). Kedua isteri Bupati itu tampak anggun dalam balutan busana adat baju bodo.(Naskah : Rusli Haisarni/ Foto : Humas Pemda Gowa)

STARNEWSID.COM,GOWA—— Istana Balla Lompoa memiliki daya pikat tersendiri. Nyaris setiap pengunjung yang datang ke bangunan bersejarah ini mengungkapkan kekagumannya.

Termasuk Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Nanda Indira Dendi. Bersama rombongan  Nanda Indira Dendi mengunjungi Museum Istana Balla Lompoa, Rabu (15/2).

Kata Nanda, berkunjung ke Istana Balla Lompoa hingga mengenal lebih jauh tentang tempat bersejarah di Kabupaten Gowa menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.

Bacaan Lainnya

“Ini menjadi pengalaman tak terlupakan buat kami semua dari Kabupaten Pesawaran,” ujar Nanda.

Selain takjub dengan bangunan Museum Balla Lompoa yang ikonik, Nanda Indira Dendi juga terkesima atas penyambutan yang luar biasa selama dua hari berkunjung ke kabupaten Gowa.

“Terima kasih kami ucapkan karena sudah disambut dengan sangat mewah selama dua hari ini. Kami sungguh sangat senang,” ucap Nanda.

Kunjungan PKK Pesawaran di Istana Balla Lompoa didampingi Ketua TP PKK Gowa, Priska Paramita Adnan dan juga Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina.

Dalam sambutan penerimaannya, Priska menyampaikan bahwa saat ini roda pemerintahan sudah berjalan dengan lancar pasca pandemi Covid-19.

Sektor perekonomian pun kembali bergulir, hingga sektor pariwisata yang mengambil peran dalam peningkatan PAD di Kabupaten Gowa kini mulai membaik dan berbenah.

“Alhamdulillah, roda pemerintahan kita saat ini sudah kembali normal lagi. Semoga ibu-ibu yang telah datang di Kabupaten Gowa ini senantiasa diberikan keberkahan kesehatan. Harapan kami, kunjungan ke Gowa bukan hanya satu kali saja tetapi akan berulang lagi di tahun-tahun yang akan datang,” tutur istri Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan itu.

Priska berharap, kunjungan ini bisa terus meningkatkan silaturahmi dan bisa menjadi bahan referensi strategi program PKK setibanya di Kabupaten Pesawaran.

“Kalau pada saat ini ibu-ibu datang bersama teman-teman, semoga nanti bisa datang bersama keluarga. Mudah-mudahan silaturahmi kita pada hari ini bisa bernilai ibadah disisi Allah SWT dan bisa menjadi referensi strategi program PKK di Kabupaten Pesawaran,” ungkapnya.

Sekda Gowa, Kamsina pada kesempatan tersebut memperkenalkan secara singkat tentang Museum Istana Balla Lompoa.

Kata Kamsina, Istana Balla Lompoa ini menjadi saksi sejarah akan apa yang terjadi di masa lampau. Balla Lompoa kata Kamsina berarti rumah besar atau rumah kebesaran yang ditinggali oleh raja.

“Bangunan Istana ini merupakan replika khas ini pertama dibangun tahun 1936 oleh Raja Gowa XXXV I Mangimangi Daeng Matutu, Karaeng Bontonompo. Balla Lompoa ini berbentuk rumah panggung yang merupakan refleksi dari rumah adat pada masa Kerajaan Gowa,” jelas Kamsina.

Ia juga memperkenalkan sejumlah wisata religi, dimana ada makam-makam Raja Gowa.

“Kami memiliki beberapa makam Raja-raja Gowa, bagi yang ingin berwisata sejarah, bisa berkunjung ke sana, Ada Makam Sultan Hasanuddin dan juga Makam Syekh Yusuf Al Makasari,” ujarnya.

Untuk event parisitawata, lanjut Kamsina, Pemkab Gowa memiliki Event Beautiful Malino yang saat telah masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Tahun 2023.

“Event Beautiful Malino baru-baru ini berhasil masuk dalam 110 Kharisma Event Nusantara yang akan dilaksanakan oleh Kemenparekraf di tahun 2023 ini,” tandasnya.(rus)

Pos terkait