Pelindo Regional 4 Makassar Gelar Sidak Kebersihan Jelang Arus Mudik Nataru 2026

Manajemen Pelindo 4 turun langsung cek kesiapan fasilitas jelang puncak arus penumpang akhir tahun

STARNEWSID.COM, MAKASSAR— Manajemen Pelindo Regional 4 Makassar menggelar inspeksi mendadak (sidak) kebersihan dan kerapian di Terminal II Anging Mamiri, Pelabuhan Makassar, Selasa (09/12/2025) pukul 08.00 WITA. Sidak ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi meningkatnya aktivitas penumpang pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Kegiatan yang melibatkan pegawai, tim pengamanan, serta petugas cleaning service tersebut bertujuan memastikan seluruh fasilitas terminal siap menyambut lonjakan penumpang. Terminal II menjadi titik penting karena seluruh penumpang yang akan embarkasi wajib melalui area ini untuk proses check-in tiket kapal.

Memasuki masa arus mudik dan balik Nataru, Pelabuhan Makassar diprediksi akan dipenuhi penumpang tujuan wilayah timur Indonesia. Peningkatan ini terutama dipicu oleh pergerakan masyarakat Nasrani yang hendak merayakan Natal, ditambah libur sekolah yang berlangsung cukup panjang, mulai 21 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Bacaan Lainnya

Manager Operasi dan Teknik Pelindo Regional 4, Burhanuddin, menjelaskan bahwa sidak dilakukan tanpa jadwal untuk menilai kesiapan fasilitas secara langsung. Dalam pemeriksaan tersebut, masih ditemukan beberapa kios pedagang yang tidak berada di lokasi semestinya sehingga pihaknya segera menertibkannya dan memindahkan ke tempat yang telah disediakan.

Penataan ulang lapak pedagang menjadi salah satu fokus penertiban, dengan dukungan tim pengamanan dan petugas kebersihan. Upaya ini merupakan bagian dari strategi Pelindo untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih bersih, rapi, dan sehat demi kenyamanan pengguna jasa.

Di kesempatan terpisah, General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menegaskan bahwa inspeksi dadakan ini digelar untuk memastikan kedisiplinan, kepatuhan, dan kualitas layanan publik tetap terjaga. Menurutnya, sidak membantu mengidentifikasi masalah secara langsung, memastikan standar K3 dipenuhi, serta meminimalisasi potensi keluhan dan kecelakaan kerja.

Iwan menambahkan bahwa kegiatan serupa akan dilakukan secara acak di berbagai lokasi kerja sebagai upaya membangun budaya kerja yang disiplin dan berorientasi layanan. “Harapan kami, program ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi pelayanan kepelabuhanan menjelang puncak arus penumpang Nataru,” ungkap Iwan Sjarifuddin.(*/idj)

Pos terkait