Pelindo Regional 4 Makassar Dukung UMKM Disabilitas Lewat Pelatihan Menjahit

STARNEWSID.COM, MAKASSAR— Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan di dunia usaha, Pelindo Regional 4 Makassar menggelar pelatihan menjahit goodie bag dan apron bagi pelaku UMKM disabilitas binaan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari keikutsertaan Pelindo dalam Pelatihan PKU Akbar “Digitalisasi UMKM Menuju Era 5.0” yang digelar oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) pada 19 Juni 2025 di Lapangan Karebosi, Makassar.

Pelatihan ini dilaksanakan pada (25 – 27/6/2025) di Hotel Remcy Panakukkang, Makassar, dan diikuti oleh 30 peserta penyandang disabilitas dari Makassar dan sekitarnya. Kegiatan ini dirancang sebagai program pembekalan intensif yang tidak hanya mengasah keterampilan menjahit, tetapi juga memperkuat kemampuan wirausaha peserta melalui materi digitalisasi UMKM.

Bacaan Lainnya

Para peserta mendapat pelatihan mengenai strategi pemasaran digital, pemanfaatan e-commerce, manajemen keuangan berbasis digital, hingga pencatatan usaha modern. Pelindo berharap, peningkatan kapasitas ini akan memperluas akses pasar dan daya saing UMKM disabilitas di tengah transformasi ekonomi digital.

Dalam pelaksanaannya, Pelindo Regional 4 Makassar mengalokasikan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp.144 juta. Dana ini mencakup pengadaan alat dan bahan pelatihan, uang saku, serta transportasi bagi peserta. Dukungan ini mencerminkan komitmen Pelindo dalam memperkuat ekosistem ekonomi lokal secara inklusif.

General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi BUMN dalam membangun ekonomi masyarakat, terutama dari kalangan disabilitas. “Peran Pelindo tidak hanya terbatas pada layanan pelabuhan, tapi juga penguatan ekonomi masyarakat lokal yang berdampak langsung terhadap daerah,” ujarnya.

Iwan Sjarifuddin menambahkan bahwa kaum disabilitas adalah individu tangguh yang adaptif terhadap perubahan zaman. Ia mengapresiasi semangat mereka yang tidak menyerah pada keterbatasan. Menurutnya, usaha mandiri yang dijalankan oleh penyandang disabilitas menjadi inspirasi dan layak mendapat dukungan nyata dari berbagai pihak.

“Kami percaya, sinergi antara Pelindo dan UMKM disabilitas merupakan simbiosis mutualisme. UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional, dan Pelindo hadir untuk memperkuat peran mereka dalam ekosistem pelabuhan maupun perekonomian daerah,” tutup Iwan Sjarifuddin.(idj)

Pos terkait