STARNEWSID.COM, MAKASSA —– Konsulat Jenderal Australia di Makassar menjajaki peluang kerja sama maritim dan penguatan konektivitas logistik dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, khususnya untuk mendukung pengembangan aktivitas kepelabuhanan di kawasan timur Indonesia.
Potensi tersebut dibahas dalam audiensi Konsul Jenderal Australia di Makassar, Sanchi Davis, dengan Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, di Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Selasa (1/9).
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan pertemuan tersebut menjadi ruang strategis untuk bertukar pandangan mengenai peluang kolaborasi di sektor maritim dan logistik

“Pelindo menyambut baik audiensi ini sebagai langkah awal untuk menggali berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak, terutama dalam pengembangan sektor maritim, peningkatan konektivitas, dan penguatan ekosistem logistik,” ujar Abdul Azis.
Dia menuturkan, kawasan timur Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar dengan beragam komoditas unggulan. Dukungan infrastruktur pelabuhan dan jaringan logistik yang semakin terintegrasi diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk ke Australia.

Abdul Azis berharap audiensi tersebut dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi yang lebih intensif untuk mengidentifikasi bidang kerja sama yang potensial dan dapat dikembangkan secara konkret.

Menurutnya, sektor maritim dan logistik merupakan bidang yang memiliki peluang besar untuk memperkuat hubungan ekonomi antara Australia dan Indonesia, khususnya dengan wilayah timur Indonesia yang secara geografis memiliki kedekatan dengan Australia.
“Kami melihat adanya peluang untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih erat, terutama dalam sektor maritim dan logistik. Pelabuhan memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas serta mendorong pertumbuhan perdagangan dan investasi,” kata Sanchi Davis.

Dalam audiensi tersebut, Sanchi Davis didampingi Konsul Australia, Isaac Bennett, serta Manajer Riset dan Hubungan Publik, Lulu Purnamasari.(*)







