RSAL Jala Ammari Siap Operasikan Pasien Luka Bacok Konflik Keluarga, Bantu Atasi Kendala Klaim BPJS

STARNEWSID.COM, MAKASSAR —- Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Jala Ammari kembali menunjukkan dedikasi tinggi dalam pelayanan kesehatan yang humanis dengan siap melakukan tindakan operasi terhadap S. Umar (37), seorang pasien yang mengalami luka bacok cukup parah. Cedera tersebut diakibatkan oleh perkelahian fisik antara saudara kandung (kakak beradik) di lingkungan tempat tinggalnya. Kondisi pasien yang memerlukan penanganan bedah segera menjadi tantangan tersendiri, mengingat status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dimilikinya tidak dapat digunakan untuk menanggung biaya pengobatan dalam kasus ini.

Kepala RSAL Jala Ammari Letkol Dr.Suhadi mengatakan berdasarkan regulasi yang berlaku, BPJS Kesehatan mengecualikan klaim pembiayaan untuk cedera yang diakibatkan oleh kekerasan, baik itu kekerasan antarperorangan, konflik sosial, maupun tindak kriminal. Karena insiden yang menimpa S. Umar masuk dalam kategori perkelahian pribadi, maka seluruh biaya perawatan, termasuk tindakan operasi yang kompleks dan rawat inap pasca-operasi, harus ditanggung secara mandiri. Hal ini tentu menjadi beban finansial yang sangat berat bagi keluarga pasien, sehingga akses terhadap layanan kesehatan darurat sempat terhambat oleh keterbatasan ekonomi.

Dikemukakan mengingat urgensi kondisi medis S. Umar yang tidak bisa ditunda, manajemen RSAL Jala Ammari mengambil langkah cepat dengan mengaktifkan mekanisme bantuan kemanusiaan internal rumah sakit. Tim medis telah melakukan asesmen menyeluruh dan menyiapkan segala kebutuhan pra-operasi, mulai dari sterilisasi alat, ketersediaan darah, hingga tim ahli bedah yang siaga. Keputusan untuk tetap menangani dan mengoperasikan pasien meskipun tanpa jaminan pembayaran dari pihak ketiga ini mencerminkan nilai-nilai keprajuritan dan etika profesi kedokteran yang menjunjung tinggi nyawa manusia di atas pertimbangan administratif dan komersial.

Bacaan Lainnya

Rencana operasi ini diharapkan dapat menyelamatkan fungsi organ tubuh S. Umar dan mempercepat proses pemulihannya agar kembali beraktivitas normal. Langkah mulia yang diambil oleh RSAL Jala Ammari ini menjadi bukti nyata bahwa institusi kesehatan milik TNI AL tidak hanya bertugas melayani prajurit, tetapi juga hadir sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat sipil yang berada dalam kondisi darurat dan terpinggirkan secara sistemik. Dengan adanya intervensi ini, keluarga pasien merasa sangat terbantu dan bersyukur karena mendapatkan kesempatan kedua bagi kesembuhan S. Umar di tengah himpitan masalah sosial dan ekonomi.iIdcham)(*)

Pos terkait