Pastikan Kesehatan Karyawan, Sucofindo Lakukan Medical Check Up

Foto bersama Karyawan PT. Sucopindo Cabang Pontianak usai melakukan medical check up di Aula Gedung Utin Wangi Tayan Danggau Sanggau, Kamis (30/9/2022)

STARNEWSID.COM, PONTIANAK— Dalam rangka memastikan kondisi kesehatan karyawan, PT. Sucofindo Cabang Pontianak bekerjasama dengan Laboratorium Pramita Pontianak melakukan Medical Check Up terhadap karyawan atau inspector yang melakukan kegiatan pemeriksaan inspeksi di PT. Aneka Tambang (Antam) Tayan, Kalimantan Barat yang berlangsung di Aula Gedung Utin Wangi Tayan Danggau Sanggau, Kamis (30/9/2022).

Sebanyak 19 karyawan dengan tertib dan antri mengikuti Medical Chek Up yang dimulai sejak pagi hari dengan bahan pemeriksaan berupa Hematologi yang meliputi Hb, RBC, WBC, Diff, Count, ESR Platelet, MCV, MCH, MCHC, Blood Group, ABO-Rhesus. Kemudian pemeriksaan urin lengkap serta pemeriksaan mata.

Kepala PT. Sucofindo Cabang Pontianak, Paolo Manurung yang didampingi oleh Rusdi Palureng, selaku Kabid Inspeksi dan Pengujian dan Muhammad Abyan Farrasi, selaku Kabid Dukungan Bisnis dalam penjelasannya mengatakan bahwa medical check up karyawan merupakan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatannya baik ketika di tempat kerja. Pemeriksaan kesehatan ini diharapkan dapat mendeteksi gangguan kesehatan yang akan timbul dalam kaitannya dengan dampak aktivitas atau pekerjaan yang dapat mempengaruhi produktivitas dalam menjalankan pekerjaannya, jelasnya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Paolo mengungkapkan bahwa pekerja didalam hubungan kerja merupakan modal utama dalam setiap kegiatan pekerjaan yang harus mendapatkan perlindungan dan jaminan yang memadai. Salah satu jaminan yang diperoleh oleh pekerja adalah Jaminan Pemeliharaan Kesehatan seperti apa yang dilakukan saat ini. “ Kegiatan medical chek up di Sucofindo sudah menjadi kegiatan berkala yang harus dilakukan oleh setiap karyawan untuk menjamin terselenggaranya kesehatan fisik bekerja, khususnya karyawan yang bekerja pada bidang-bidang yang berpotensi mempengaruhi kesehatannya seperti salah satunya pada bidang pertambangan”, ungkapnya.

Menurut Paolo, dalam pemeriksaan kesehatan karyawannya, paling sedikit dilakukan pemeriksaan yang meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik lengkap, kesegaran jasmani, rontgen paru-paru, darah lengkap, fungsi hati, fungsi ginjal, kimia darah, gula darah dan urin lengkap. Sedangkan elektrokardiogram dilakukan untuk usia kurang 40 tahun, sementara treadmill test untuk usia diatas 40 tahun serta pemeriksaan lain yang dianggap perlu dan sesuai dengan risiko kesehatan ditempat kerja”, pungkasnya.(*/idj)

Pos terkait