Pangdam XIV Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Andi Muhammad Diganti? Ini Kata Kapendam…

Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki

STARNEWSID.COM, MAKASSAR – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, akan diganti.

Kabar pergantian itu tertuang dalam potongan lembaran keputusan file pdf di beberapa grup WhatsApp.

Dalam lembaran itu, Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki diganti dalam rangka pensiun.

Bacaan Lainnya
Mayjen TNI Totok Imam Santoso

Penggantinya, Mayjen TNI Totok Imam Santoso yang sebelumnya menjabat Komandan Pusat Kesenjataan Altileri Medan (Danpussenarmed).

Jabatan itu ia emban di Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Kodiklat AD).

Kepala Penerangan Kodam XIV Hasanuddin Kolonel Inf Rio Purwanto yang dikonfirmasi mengatakan, belum mendapat jadwal serah terima jabatan.

“Belum. Infonya September acaranya. Kalau ada perubahan nanti dikabari,” singkat Rio Purwanto.

Mayjen Totok Imam Santoso,  Ditunjuk Panglima jadi Pangdam XIV Hasanuddin

Mayjen TNI Totok Imam Santoso mendapatkan tugas baru dari Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Danpussernarmed Kodiklatad) itu ditunjuk menjadi Pangdam XIV/Hasanuddin menggantikan Mayjen TNI Andi Muhammad yang dimutasi menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun. Mutasi itu tercantum dalam Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia No Kep/700/VII/2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Dalam Keputusan Panglima itu total ada 113 perwira yang dimutasi. Mayjen TNI Totok Imam Santoso termasuk tentara yang menyukai dunia akademik. Setidaknya hal itu ditunjukkan dengan gelar Doktor Ilmu Komunikasi yang diraihnya pada 31 Mei 2022.

Mayjen TNI, Totok Imam Santoso, ditunjuk Panglima untuk jadi Pangam XIV Hasanuddin menggantikan Mayjen TNI Andi Muhammad.

Mayjen TNI Totok Imam Santoso mendapatkan tugas baru dari Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Danpussernarmed Kodiklatad) itu ditunjuk menjadi Pangdam XIV/Hasanuddin menggantikan Mayjen TNI Andi Muhammad yang dimutasi menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun. Mutasi itu tercantum dalam Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia No Kep/700/VII/2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Dalam Keputusan Panglima itu total ada 113 perwira yang dimutasi. Mayjen TNI Totok Imam Santoso termasuk tentara yang menyukai dunia akademik. Setidaknya hal itu ditunjukkan dengan gelar Doktor Ilmu Komunikasi yang diraihnya pada 31 Mei 2022. Baca juga: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Mutasi Danpusterad dan Kadispenad “Alhamdulillah, done. Akhirnya setelah 3,5 tahun melalui perjuangan keras dan semangat tak kenal menyerah saya berhasil menyelesaikan kuliah S-3 (Program Doktoral Ilmu Komunikasi) di Universitas Sahid,” tulis Totok Imam Santoso di akun Instagramnya pada 2 Juni 2022. Tidak mudah bagi lulusan Akmil 1989 ini untuk meraih gelar doktoral tersebut. Sebab, selama proses kuliah, Totok Imam Santoso mengalami tiga kali perpindahan tugas, baik di dalam maupun luar negeri. Di saat bersamaan, ia juga menempuh pendidikan di Lemhannas RI. “Namun semua akhirnya dapat terlalui, tepat tanggal 31 Mei 2022 saya bisa diwisuda dengan predikat Pujian/Cumlaude,” tuturnya.

Dalam program doktoral ini, Totok Imam Santoso menulis disertasi berjudul Komunikasi Instruksional di Lembaga Pendidikan Menuju Center of Exelence (Studi Kasus di Lemdik Akademi Militer Magelang). Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihaknya telah mendukung kelancaran kuliahnya dan berharap ilmu yang dimilikinya bermanfaat untuk bangsa dan negara. “Jangan pernah menyerah dan mencari keenakan diri selagi kita punya impian dan harapan masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

Totok Imam Santoso tercatat memiliki riwayat pendidikan militer yang cemerlang. Pria kelahiran Magetan, Jawa Timur, 30 Mei 1968 ini menjadi lulusan terbaik Suslapa I, Suslapa II, Seskoad (2002), dan Sesko TNI (2012). Tak hanya itu, ia juga mencatatkan prestasi gemilang dalam Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangpes). Pria yang pernah menjabat Gubernur Akmil ini tercatat lulusan terbaik Suspa Intelpur, Tar Binlatsat, Sus Danyon Multi Corps, Suspa Intelstrat Tk I, Sus Dandim, dan Sus Danrem. (*)

Pos terkait