Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Membatalkan Tender Ulang Proyek Pengelolaan Sampah jadi Energi Listrik (PSEL) Makassar

STARNEWSID.COM, JAKARTA —- Purbaya meminta proyek strategis nasional itu tetap dibangun di Kecamatan Tamalanrea oleh investor Shanghai SUS Environment dengan PT Grand Puri Indonesia (GPI) di konsorsium PT Sarana Utama Synergy (SUS).

Keputusan itu ditetapkan Purbaya saat memimpin sidang Debottlenecking Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP) yang digelar secara daring, Kamis 7 Mei 2026. Purbaya menginginkan proyek itu segera direalisasikan.

“Tidak usah lelang lagi, kan sudah selesai (tender), lanjut saja. Tidak usah dipersulit lagi. Nanti Anda (PT SUS) jalankan di lahan yang sama (Tamalanrea). Kita ingin PSEL ini jalan dengan cepat,” ujar Purbaya sesaat sebelum menutup sidang

Bacaan Lainnya

Menurut Purbaya, jika lahan disiapkan Pemkot Makassar di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, maka prosesnya akan lama. Sementara Presiden Prabowo meminta masalah PSEL bisa selesai dengan cepat. “Ada perintah jangan pemda karena kelamaan. Ini kalau bisa dipercepat dipercepat aja,” katanya.

“Yang penting ini harus jalan. Bapak Presiden pengen PSEL ini jalan. Ini sudah ada lahannya, kenapa kita pusing-pusing. Kalau bisa dipakai, pakai saja. Pemkot tidak usah beli,” tegas Purbaya.

Purbaya juga meminta agar pemenang tender yakni PT SUS tetap akan mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109.

“PT SUS jalan dengan skema baru di Perpres 109. Nanti didiskusikan dengan Pemda. Kita perlu daerah yang bersih. Ini memang salah satu fokus Presiden. Kita pakai skema baru, yang penting ini bisa jalan dengan cepat. Begitu diputuskan, ya itu yang kita jalankan. Ini prioritas bapak Presiden, pak Presiden mau kalau ini dibangun cepat. Yang penting ini jalan,” ujarnya.

Dia berharap agar lahan yang disiapkan investor ini juga tidak memberatkan keuangan Pemkot Makassar. Jika disiapkan Pemkot Makassar, maka harus pembebasan lahan yang butuh waktu.

“Pak Wali, tidak usah beli lahan lagi, nanti ngomong aja supaya semuanya mulus. Ini harus dibuat fleksibel,” ucapnya.(*)

Pos terkait