STARNEWSID.COM,GOWA—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gowa terus mematangkan kesiapan penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024.
Selain fokus melakukan seleksi penyelenggara adhoc, KPU juga mengusulkan penambahan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Ketua KPU Gowa, Muhtar Muis mengatakan, opsi penambahan TPS yang diusulkan ke pusat sebanyak 104 unit dari jumlah 2146 TPS pada pemilu 2019.
Dengan demikian total TPS secara keseluruhan yang dibutuhkan untuk pemilu 2024 sebanyak 2.250 TPS.
“Usulan penambahan TPS ini untuk mengcover masyarakat agar tak menumpuk di pemilu. Sebab 1 TPS, diajukan maksimal 300 pemilih,” ujar Muhtar Muis kepada awak media di aula KPU Gowa, Jalan Andi Mallombasang, Sungguminasa, Selasa (20/12/2022).
Namun demikian, lanjut Muhtar jumlah tambahan TPS yang diusulkan tersebut, belum 100 persen fix. Alasannya, terkait kebutuhan anggaran. Untuk itu, jika memang tak memungkinkan dengan anggaran yang ada, maka ada opsi lain.
“Kalau opsi 2250 TPS tidak bisa, maka kami di KPU Gowa kembali dengan jumlah TPS 2019 lalu, yakni 2146 TPS,” tuturnya.
Terkait soal anggaran, pria yang akrab disapa Ute ini menyebutkan, satu TPS membutuhkan Rp15 juta. Anggaran Rp15 juta itu belum termasuk honor pelaksana, makanya jumlah TPS nanti melihat budget atau anggarannya.
Sementara untuk rencana titik koordinat TPS, masih menggunakan titik koordinat TPS lama. Ini nantinya bakal diatur dan dicatat kembali oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
“Jadi PPK yang akan mengetahui lokasi-lokasi TPS di Gowa,” terangnya.
Saat ini, lanjut Ute, tahapan perekrutan PPK masih sementara berlangsung. Kata dia, calon PPK yang lolos seleksi direncanakan dilantik pada tanggal 4 Januari 2023.
Koordinator Devisi SDM KPU Gowa, Nuzul Fitri menambahkan, ada 90 orang PPK yang nantinya dilantik. Mereka tersebar di 18 kecamatan yang ada di Gowa. Masing-masing kecamatan 5 orang PPK.
“Setelah perekrutan PPK, kemudian dilanjutkan dengan perekrutan Pemungutan Suara (PPS) desa/ kelurahan. Proses pendaftarannya sementara berlangsung. Khusus untuk Gowa, total PPS yang kita butuhkan 501 orang. Dengan rincian per desa itu 3 PPS,” pungkas Nuzul Fitri. (rus)












