Kapolsek Duampanua Damaikan Pelaku Tawuran Dua Kelompok Pemuda

STARNEWSID.COM, PINRANG – Tawuran antarpemuda yang berujung penganiayaan terhadap MF (16) menjadi korban lemparan batu dibagian pelipis sebelah kiri. Namun, kejadian berhasil didamaikan (Restoratif Justice) oleh Kapolsek Duampanua, dan Kanit Reserse Polsek Duampanua Aiptu Lispongo.

Perselisihan atara kelompok pemuda, yakni pemuda Jalan Kampung Baru dengan pemuda Percoken. Kedua kelompok masing-masing dari Lingkungan Tatae, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan.

Hadir saat perdamaian tersebut, Kapolsek Duampanua Iptu Bakri, Lurah Tatae Ahmad Kasim, Kepala Lingkungan Tatae Patang, tokoh masyarakat dan pemuda kedua belah pihak, serta orang tua korban.

Bacaan Lainnya

Kronologis kejadian, berawal saat kelompok Percoken sedang takbiran, kelompok Jalan Kampung Baru melemparkan petasan atau kembang api di tengah-tengah kelompok Percoken yang sedang Patrol di depan Masjid.

Perlakuan ini tidak diterima kelompok Percoken, mereka membalas dengan melempar batu ke arah kelompok Kampung Baru, akhirnya terjadi saling lempar.

Kapolsek beserta Personil Polsek Duampanua, setelah menerima telpon dari warga, langsung bergerak ke lokasi kejadian, ungkap Iptu Bakri Kepada awak media, Jumat 28 April 2023.

Dalam tawuran tersebut, lanjut Kapolsek Bakri, salah seorang pemuda Inisial MF (16) kena lemparan batu bagian pelipis sebelah kiri.

“Orang tua korban tidak terima yang menimpa anaknya dan dilaporkan ke Polsek Duampanua,” ujarnya.

Namun, kedua belah pihak di fasilitasi untuk pertemuan dan keduanya sepakat menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Dari kesepahaman ini dibuatkan surat kesepakatan dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dan para saksi.

Kapolsek Duampanua Iptu Bakri menyampaikan bahwa, sebelum surat pencabutan laporan Polisi dibuat, terlebih dahulu kita berikan himbauan dan arahan kepada mereka.

“Saya berharap kepada baik pelaku dan korban agar permasalahan yang terjadi tidak terulang lagi, dan berterima kasih kepada Pemerintah Kelurahan Tatae atas kerjasamanya, sehingga terjadi perdamaian, semoga di balik kejadian ini ada hikmah yang kita dapatkan bersama.” kata Iptu Bakri.(man)

Pos terkait