Kapolda Sulsel Buka Kemah Merdeka Toleransi 2022 di Pakatto, Kab. Gowa

Kapolda Sulsel membuka Kemah Merdeka Toleransi yang ditandai penabuhan gendang bersama, Bupati Gowa, Ketua DPRD Sulsel, dan Kakanwil Kemenag Sulsel, serta Kaban Kesbangpol Sulsel, dilanjutkan dengan  pelepasan balon ke udara

*Banjir Pujian, Jadikan Kemah Merdeka Toleransi Kalender Event Tahunan

STARNEWSID.COM, GOWA  — Event Pekan Merdeka Toleransi Sulsel Tahun 2022 kembali bergulir, setelah sebelumnya dibuka dengan Dialog Kerukunan Lintas Agama di Hotel Gammara, dan Pementasan Sendratari Bhineka Tunggal Ika di Hotel Claro Makassar

Hari ini, Senin, 15 Agustus 2022, Rangkaian Kegiatan Pekan Merdeka Toleransi kembali dihelat, yakni Kemah Merdeka Toleransi yang dihelat dari 15-17 Agustus 2022 yang mengambil lokasi di Pondok Pesantren Darul Ulum Pakkatto Kab. Gowa, dimana pesertanya merupakan siswa siswi Lintas Agama dan Budaya yang berasal dari Sekolah dan Madrasah dari seluruh Kabupaten Kota se- Sulsel.

Kemah Merdeka Toleransi ini juga diikuti oleh Pengurus FKUB dan Majelis Lintas Agama se Sulsel.

Bacaan Lainnya
Pekik Merdeka! dari Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Nana Sudjana.

Event Pekan Merdeka Toleransi yang digagas Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel tahun ini bertajuk “Merdeka dalam Keberagaman, Toleran dalam Perbedaan”, merupakan pengejawantahan dari salah satu program prioritas Pemerintah Pusat, khususnya Kemenag yang mencanangkan Tahun 2022 ini sebagai Tahun Toleransi

Pembukaan Kegiatan Kemah ini sungguh sangat meriah dan istimewa, selain diikuti ribuan peserta Perkemahan Lintas Agama, perkemahan ini juga dihadiri Ketua DPRD Prov. Sulsel, Kapolda Sulsel, Bupati Gowa, Kakanwil Kemenag Sulsel, Kepala Badan Kesbangpol Sulsel, Ketua dan Pengurus FKUB Sulsel, para Pimpinan Majelis Agama Sulsel, serta Kakankemenag Kabupaten Kota se-Sulsel.

Menurut H. Khaeroni, Kemah Merdeka Toleransi yang diikuti ribuan siswa, dan pelajar lintas agama se-Sulsel ini akan diisi berbagai kegiatan yang bertema Perbauran dan kebersamaan, seperti dialog, pentas seni, standup comedy, outbond, dan penghijauan lingkungan berupa penanaman bersama 500 pohon produktif yang bertujuan untuk meneguhkan kembali komitmen Kebangsaan dan Kebhinekaan, serta membangun dan menciptakan suasana keakraban antarpeserta, utamanya bagi para siswa dan pelajar Lintas Agama agar bisa mempertahankan keutuhan NKRI yang menjadi warisan para founding father negara kita tercinta 77 tahun yang lalu

Pembukaan Kemah Merdeka Toleransi ini dikemas dalam bentuk upacara yang dipimpin Kapolda Sulsel, Irjen Pol H. Nana Sudjana memulai sambutannya dengan pekik Merdeka! yang disambut meriah dan menggelegar seluruh peserta dan hadirin dengan pekikan yang sama meeerdekaaa!!

Pelepasan balon warna-warni tanda kemah dibuka.

Irjen Pol Nana Sudjana sangat  mengapresiasi dan mendukung Event Pekan Merdeka Toleransi ini, sebab sangat linear dengan semangat Kemerdekaan Republik Indonesia

“Saya Apresiasi Event ini, sebab sarat dengan pesan persatuan, yang menjadi nilai perekat bagi seluruh kekayaan heterogenitas yang dimiliki bangsa Indonesia, karenanya saya berharap Event dan Kegiatan seperti ini harus terus digalakkan dan dilanjutkan setiap tahunnya,” ujar Kapolda Sulsel

Kapolda Sulsel membuka Kemah Merdeka Toleransi yang ditandai penabuhan gendang bersama, Bupati Gowa, Ketua DPRD Sulsel, dan Kakanwil Kemenag Sulsel, serta Kaban Kesbangpol Sulsel, dilanjutkan dengan  pelepasan balon ke udara

Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Yasin Limpo menegaskan, perbedaan dan keberagaman adalah keniscayaan. Persatuan dan persaudaraan adalah Keharusan

Indonesia ada dan bertahan karena adanya keberagaman. Nilai ini harus diwariskan kepada anak dan cucu, serta generasi muda kita.

Event Pekan Merdeka Toleransi yang didalamnya mempercayakan Kabupaten Gowa sebagai tuan rumah pelaksanaan, salah satu kegiatannya yakni Kemah Merdeka Toleransi sangat bermanfaat, dan bisa dijadikan role model bagi seluruh elemen masyarakat yang cinta akan kedamaian dan kerukunan. “Karenanya saya ucapkan terima kasih kepada Kakanwil Kemenag Sulsel dan FKUB yang telah menginisiasi acara yang penuh manfaat ini,” ujar Bupati Gowa.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Yasin Limpo menegaskan, perbedaan dan keberagaman adalah keniscayaan. Persatuan dan persaudaraan adalah Keharusan

Kemah Merdeka toleransi ini akan berlangsung selama 3 hari dari 15 Agustus 2022 dan akan ditutup pada 17 Agustus 2022 yang ditandai dengan Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke 77 dimana pesertanya selain seluruh peserta Kemah, juga akan diikuti oleh Pengurus FKUB Sulsel dan seluruh ASN Kanwil Kemenag Sulsel, Kemenag Makassar, Gowa dan Takalar yang rencananya dipimpin Ketua FKUB Sulsel.

Puncak Kegiatan Event Merdeka Toleransi ini akan digelar pada 20 Agustus 2022 yakni Pawai dan Karnaval Merdeka Toleransi yang rencananya akan diikuti oleh 10 ribuan peserta Lintas Agama dan Budaya di Sulsel dan Iring-iringan Kendaraan Hias tematik, termasuk didalamnya Pasukan TNI-Polri dan Kendaraan Panser dan Tank dari Kodam XIV Hasanuddin, dimana titik start dan finis di Lapangan Karebosi Makassar. (*)

Pos terkait