STARNEWSID.COM, JAKARTA – Mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, yang saat ini menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Pol Wahyu Widodo mendapat tugas khusus.
Wahyu Widodo ditunjuk Kapolri menjadi anggota Tim Khusus mengusut kasus tewasnya Brigadir J atau Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.
Tak hanya Wahyu Widodo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menunjuk empat jenderal lainnya untuk mengusut kasus tewasnya Brigadir J.

Adapun para jenderal yang bergabung dalam tim khusus adalah Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono, dan Irwasum Polri, Komjen Agung Budi Maryoto.
Nama lain yang bergabung adalah Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, Kabaintelkam Polri Komjen Ahmad Dofiri, serta Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Wahyu Widodo.
“Kita ingin semuanya ini bisa tertangani dengan baik. Saya telah membentuk tim khusus yang dipimpin Pak Wakapolri, Pak Irwasum, Pak Kabareskrim, juga ada As SDM,” kata Listyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2022).
Sosok Irjen Pol Wahyu Widodo
Irjen Pol Wahyu Widodo merupakan seorang Perwira Tinggi yang cukup berprestasi.
Perwira tinggi kelahiran Sleman 11 September 1969 ini sudah berwara-wiri pada sejumlah jabatan penting di lingkungan Polri.
Lulus sebagai Akabri pada tahun 1991 Irjen Pol Wahyu Widada terus menunjukkan prestasi luar bisa hingga pimpinan mempercayakannya pada sejumlah jabatan, mulai dari kapolres hingga kapolda.
Pada tahun 1998 dia juga lulus dari Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).
Tak hanya pendidikan polisi, Wahyu Widodo juga menempuh dikjur seperti sekolah penerbang, PA Intelkrim, PA Brimob, hingga National Management Course.
Wahyu pernah menjabat sebagai Kapolres Pekalongan pada tahun 2009.
Di tahun yang sama, saat itu dia ditunjuk sebagai Sekretaris Pribadi (Sespri) Kapolri.
Tak butuh waktu lama bagi Wahyu untuk meretas karier kepolisiannya setingkat demi setingkat.
Setahun setelah itu, dia dipromosikan menjadi Kapolres Tangerang, dan pada 2011 menjadi Kapolres Metro Tangerang.
Wahyu Widodo kemudian mendapat jabatan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Banten pada tahun 2013.
Setahun setelah itu, Wahyu kembali ditarik ke Mabes Polri, tepatnya ke Bareskrim sebagai analis kebijakan madya bidang Pidter.
Pada tahun 2015, Brigjen Wahyu menjadi Staff Kepresidenan (Pamen Bareskrim).
Kariernya kian menanjak pada tahun 2016, ia menjadi Kabagren Rojianstra SSDM Polri.
Kemudian sebagai Wakil Ketua Bidang Administrasi dan Kemahasiswaan STIK/PTIK.
Selanjutnya pada 2017, Wahyu dipercaya pada posisi Karojianstra (Kepala Biro Kajian Strategi) SSDM Polri lalu pada tahun yang sama dipromosikan sebagai Wakapolda Riau.
Setahun setelah itu Irjen Pol Wahyu Widada dipromosi lagi sebagai Kapolda Gorontalo.
Pada tahun 2020 di menjadi Kapolda Aceh menggantikan Irjen Pol Rio S Djambak.
Juli 2021, Wahyu Widodo dimutasi menjadi Asisten Kapolri bidang SDM.
Wahyu Widodo juga menjadi satu di antara perwira yang mendampingi Listyo Sigit Prabowo saat uji Kapolri di DPR pada 20 Maret 2021.
Bahkan Wahyu Widodo dipercaya sebagai ketua tim naskah makalah visi misi Listyo Sigit Prabowo bersama Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo.
Pasalnya, Wahyu Widodo bersahabat dengan Listyo Sigit Prabowo karena teman seangkatan di Akpol 1991. (*)












