STARNEWSID.COM,TANGERANG—PSM Makassar harus tertahan di laga pekan ke-30 BRI Liga 1. Bermain tandang menghadapi Persita Tangerang di Stadion Indomilk Arena, Banten, Senin (13/3/2023) sore, Tim Juku Eja harus puas ditahan imbang, 0-0.
Hasil draw tersebut membuat posisi PSM tetap kokoh di pucuk klasemen sementara dengan poin 66. Klub sepak bola kebanggaan masyarakat Sulsel ini sisa membutuhkan dua kemenangan atau 6 poin lagi untuk memastikan gelar juara Liga 1 musim 2022/2023.
Jika dua laga selanjutnya mampu dimenangkan, maka PSM akan mengunci gelar juara pada pekan ke-32 dengan poin 72. Poin ini tidak akan terkejar lagi oleh Persib Bandung, walau tim berjuluk Maung Bandung itu memenangkan seluruh laga sisanya.
Dengan poin 53 yang ditorehkan Persib saat ini menyusul hasil imbang 2-2 di kandang Persebaya, tak akan cukup mengejar poin PSM. Pasukan Ramang akan keluar sebagai juara Liga dengan unggul 1 poin atas Persib.
Sementara Persija yang ditundukkan Persik 0-2 dipastikan sudah tersingkir dari persaingan juara Liga 1.
Jalannya laga antara Laskar Pinisi dengan Pendekar Cisadane julukan Persita berjalan alot. Saling serang antara dua tim terjadi sepanjang babak normal. Namun hingga turun minum skor tetap 0-0.
Situasi serupa kembali terjadi di babak kedua. Tensi laga bahkan kian meningkat. Puncaknya, pada menit 74. Bek PSM Makassar, Yuran Fernandes harus diusir keluar lapangan oleh wasit.
Protes keras ke wasit yang dilakukan palang pintu PSM asal Cafe Verde itu berbuah kartu merah untuknya. PSM pun harus bermain dengan 10 pemain saja. Walau begitu, Wiljan Pluim dkk mampu mempertahankan skor imbang hingga laga usai.
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares cukup senang dengan hasil seri yang dipetik anak asuhnya. Namun demikian, Ia mengecam kepemimpinan wasit Yeni Krisdianto yang memimpin laga Persita kontra PSM. Dalam laga ini, wasit Yeni mengeluarkan 9 kartu.
Menurutnya, wasit banyak melakukan keputusan keliru di lapangan. “Sangat jelas di mata saya kesalahan-kesalahan wasit. Kita harusnya dapat dua penalti andai wasit jeli,” ketusnya dalam konferensi pers usai laga.
Pelatih berkepala plontos ini juga menyinggung suporter PSM. “Terima kasih suporter yang jauh datang panas-panas ke sini mendukung langsung PSM,” ucapnya.
Gelandang PSM Makassar, Rezki Eka Pratama juga tidak terlalu kecewa dengan hasil imbang ini. Apalagi ini adalah laga away.
Sebaliknya, kata dia, sukses mencuri poin di kandang Persita menjadi motivasi untuk lebih fokus menatap laga selanjutnya.
“Alhamdulillah kita bisa curi poin di kandang Persita. Selanjutnya kita akan lebih fokus lagi dan siap bekerja keras di laga berikutnya,” tandas Rezki.(rus)












