Hebat! Sidrap Naik Tingkat, Dari 3S Menjadi 4S. FPII: Diduga Polres Sidrap Tak Berdaya dan Pemkab Tutup Mata

STARNEWSID.COM, SIDRAP — Bumi Nene Mallomo Sidrap yang dulunya dijuluki sebagai daerah Lumbung Beras Nasional, dan Kota Sejuta Al-Quran, kinj tinggal kenangan.

Pasalnya, warga Sidrap kini sudah satu suara yang menyuarakan tentang pemberantasan kasus 4 S yakni, Sabu, Swobitz, Sabung Ayam dan Sex/Pelacuran.

Sorotan ini datang dari Ketua MUI Kab Sidrap KH. Aminuddin Mamma, Organisasi Keagamaan, Kemasyarakatan, Perguruan Tinggi, Pondok Pesantren, Tokoh Agama, Pemuda, Tokoh Wanita, Organisasi Kepemudaan se-Kabupaten Sidenreng Rappang.

Bacaan Lainnya

Hal ini dibuktikannya dengan melakukan kunjungan resmi ke Pj Bupati Sidrap, di Kantor Bupati Sidrap, Senin, 29 April 2024 dengan membawa petisi dan keprihatinan melihat kondisi masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang, yakni maraknya 4 S (Sabu, Sowbitz, Sabung Ayam dan Sex/Pelacuran).

Menanggapi persoalan ini, menjadi sorotan dari berbagai piha. Ini sejatinya sudah menjadi atensi pihak Kepolisian dalam memberantas 4 S. Namun hal ini dinilai nol, dan tak berdaya, ada pada di Polres Sidrap.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua FPII (Forum Pers Independent Indonesia) Setwil Sulsel Drs Syaffry Syamsuddin saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Selasa, 30 April 2024 di Makassar.

Syaffy Syamsuddin mengatakan, atensi dan keprihatinan warga Sidrap, termasuk MUI, ini sudah tidak bisa lagi terbendung, maka.ia mengeluarkan petisi tentang 4 S, kita harap hal ini dapat diatasi sebelum berkembang lebih luas lagi.

“Sebenarnya kasus 4 S ini, datanya sudah dikantongi Polres Sidrap, namun tak bisa menjadi atensi/perhatian, dan yang lebih memprihatinkan lagi, Kasus Sowbitz, kok dari Polda Sulsel lebih tahu semua kondisi Sidrap, bahkan melakukan penggrebekan dan penangkapan, mana kinerja Polres Sidrap,” ungkap Syafri Syamsuddin

Ditambahkan Syafri Syamsuddin, untuk memberantas hal ini, peran aktif Kodim 1420 Sidrap dan berbagai elemen sangat dibutuhkan dan menjadi tumpuhan harapan masyarakat,

Diceritakan Syaffryi, terkait Kasus Sowbitz pernah dilakukan Kodim 1420 Sidrap yang sudah melakukan pengrebekan dan penangkapan bagi pelaku Sowbitz beserta dengan BB dan kemudian diserahkan ke Polres Sidrap, juga dilepas begitu saja dengan alasan tidak ada korban, padahal puluhan BB berupa Laptop menjadi kunci pelacakan, terang Syaffry.

Syaffry mengatakan akankah petìsi 4 S ini bisa berubah dan hilang di Bumi Nene Malomo Sidrap, tegas Syaffry. (sal)

Pos terkait