drg. Usman Sumantri, M.Sc. Terpilih sebagai Ketua Umum PB PDGI 2025–2030: Ingin Melanjutkan Semangat Menuju Indonesia Bebas Karies 2030

drg. Usman Sumantri, M.Sc. Terpilih sebagai Ketua Umum PB PDGI 2025–2030.

STARNEWSID.COM, SURABAYA — Kongres Nasional XXVIII Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) yang digelar di Surabaya resmi menetapkan drg. Usman Sumantri, M.Sc. sebagai Ketua Umum Pengurus Besar PDGI periode 2025–2030.

Pemilihan ini menjadi momen bersejarah sekaligus refleksi akan harapan seluruh dokter gigi Indonesia terhadap sosok pemimpin yang independen, solutif, dan visioner.

Dokter Gigi Usman Sumantri, yang dikenal luas melalui kiprahnya sebagai mantan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, terpilih melalui proses demokratis yang diikuti ribuan delegasi PDGI dari seluruh tanah air.

Bacaan Lainnya

Dalam pidato kemenangannya, drg. Usman menegaskan komitmennya untuk membawa PDGI lebih proaktif dalam menyelesaikan masalah-masalah mendasar dalam pelayanan kesehatan gigi di Indonesia.

“Ini bukan sekadar kepemimpinan organisasi, tapi sebuah amanah untuk menyusun ulang arah sistem kesehatan gigi nasional. Fokus kita adalah pada akses yang adil, penguatan program preventif, dan memperjuangkan peran strategis dokter gigi dalam sistem JKN-BPJS,” tegasnya.

Data dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa 56,9% penduduk Indonesia mengalami masalah gigi dan mulut, namun hanya 11,2% yang mendapatkan penanganan medis. 93% anak-anak mengalami karies, dan lebih dari 21% orang dewasa mengalami kehilangan gigi. Ini menunjukkan darurat kesehatan gigi yang perlu disikapi dengan pendekatan kebijakan yang menyeluruh dan progresif.

Kongres PDGI kali ini juga menghasilkan resolusi bersama untuk mendukung pencapaian Indonesia Bebas Karies 2030, yaitu memperkuat jejaring edukasi komunitas, dan memperluas akses pelayanan gigi melalui inovasi dan kolaborasi multisektor.

Menurut Prof. Fuad Husain Akbar., drg., Ph.D selaku delegasi dari Cabang Makassar PDGI siap bertransformasi menjadi organisasi profesi yang tidak hanya menjaga martabat anggota, tetapi juga menjadi garda depan dalam memperjuangkan hak masyarakat atas layanan kesehatan gigi yang bermutu dan merata. (*)

Pos terkait