Daging Babi Dijual Bebas di Pasar Summarecon, Lurah Bulurokeng: Harus Ditindak Tegas

WARGA PROTES Daging babi dijual bebas di Pasar Modern Summarecon Bulurokeng, warga protes keras. Minta agar segera ditindak.

STARNEWSID.COM, MAKASSAR — Sejumlah warga Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, protes aktivitas penjualan daging babi di pasar modern Summarecon Bulurokeng.

Warga meminta Pemkot Makassar dalam hal ini Dinas Perdagangan dan pihak terkait lainnya untuk turun sidak dan menindak tegas penjual daging babi di Pasar Modern Summarecon.

Lurah Bulurokeng Muh Mahar, S.STP, membenarkan aktivitas penjualan daging babi di Pasar Modern Summarecon.

Bacaan Lainnya

“Iya info yang saya terima dari ketua LPM, RT dan RW-ku, ada penjual babi di pasar Summarecon. Mereka protes, karena daging babi dijual bebas di pasar,” kata Mahar.

“Saya sudah sampaikan keluhan warga ke pihak Summarecon, tapi mereka ngotot dan tetap memperbolehkan pedagang menjual babi. Kepala batu memang itu pengelola pasar Summarecon. Tidak boleh ada penjualan daging babi di pasar umum, harus ditindak tegas,” kata Lurah Bulurokeng Muh Mahar, Rabu (12/5/2024).

“Mestinya kalau mau jual daging babi, bikin pasar khusus babi. Jangan campur dengan penjual ayam potong dan penjual ikan,” ujarnya.

Mahar menyebut, penjual daging babi di Pasar Summarecon berjualan di pagi hari mulai pukul 06.00 hingga pukul 10.00 Wita. “Jadi, mereka menjual pagi saja. Yang jadi masalah  limbahnya bisa tersebar kemana-mana, karena penjual daging babi dengan ayam potong, dan penjual ikan berdekatan hanya beda lapak,” kata Mahar.

Camat Biringkanaya Juliaman, S.Sos, juga mengaku resah dan prihatin dengan penjualan daging babi di pasar Summarecon.

“Ada beberapa warga yang telepon saya. Mereka protes penjualan daging babi di pasar Summarecon,” kata Juliaman.

“Tidak ada juga izinnya itu, memang harus ditindak tegas apalagi menjual babi. Kalau Ormas Islam turun demo, pasti habis itu pasar Summarecon,” tegas Juliaman. (*)

Pos terkait