Banyak Lubang, Pengendara Ketar-ketir Saat Melintas di Poros Malino

JALAN BERLUBANG--- Pengendara melintas di Poros Malino, Gowa yang terlihat berlubang, Rabu (5/7/2023).(Naskah/Foto : Rusli Haisarni)

STARNEWSID.COM,GOWA—Perbaikan ruas jalan provinsi di Kabupaten Gowa hingga pertengahan tahun ini belum maksimal. Di Poros Malino saja, masih banyak lubang bertebaran.

Kondisi ini menjadi keluhan masyarakat pengguna jalan. Diameter lubang yang cukup besar dan dalam membuat pengendara ketar-ketir saat melintas di Poros Malino.

Abdul Rahman, salah satu pengendara motor menuturkan, dirinya pernah tergelincir saat melintas di Poros Malino. Saat itu, Ia terjatuh dan mengalami luka lecet akibat menghindari lubang sebelum kantor desa Borisallo.

Bacaan Lainnya

“Untung saya hanya mengalami luka lecet. Tapi stir motor saya patah. Sejak kejadian itu, saya selalu khawatir apabila melintas di Poros Malino,” aku warga Kecamatan Tombolo Pao itu, Rabu (5/7/2023).

Kondisi Poros Malino di beberapa titik memang cukup rawan. Hasil pantauan jalan berlubang terdapat di kilometer 38-39. Kemudian kilometer 45-46.

Pengendara yang melintas di titik ini harus ekstra hati-hati. Jika tidak awas maka siap-siap saja cilaka.

Selain jalan berlubang, pengendara yang saban hari melintas di Poros Malino juga mengeluhkan kondisi jembatan Bontojai, Kecamatan Parangloe yang berlubang.

“Ini jembatan Bontojai juga sangat memperihatinkan. Bagian ujungnya berlubang. Kita selalu was-was saat melintas di atas jembatan ini,” keluh Marwan, pengendara lainnya.

Terpisah, Korwil Pemeliharaan Rutin Poros Malino UPT Wilayah IV Dinas Bina Marga Bina Konstruksi Pemprov Sulsel, Iskandar mengatakan, pekerjaan perbaikan jalan terus digenjot.

Ia mengaku, saat ini pihaknya telah menuntaskan penambalan jalan yang berlubang hingga kilometer 35-37.

“Rencana lanjut kita menyisir dari akhir yang kita kerja di depan SPBU Bili-Bili Dinda. Sisa menunggu bahan aspal yang belum masuk,” kilah Iskandar.

Khusus untuk jembatan Bontojai, lanjut Iskandar, pihaknya sudah turun melihat kondisinya.

“Jembatan Bontojai ini juga sudah masuk program penanganan, kendati hasil peninjauan kita, konstruksinya masih cukup aman,” tandasnya.(rus)

Pos terkait