Apresiasi Relawan Sibat PMI Gowa, Adnan Optimis Stok Darah Terpenuhi

RAKER PMI GOWA--- Pengurus PMI Kabupaten Gowa mengikuti rapat kerja (Raker) di Baruga Karaeng Galesong, kantor bupati Gowa, Rabu (9/11/2022).(Foto : Dedi)

STARNEWSID.COM,GOWA—– Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan mengapresiasi kehadiran relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) yang akan dibentuk oleh PMI Kabupaten Gowa.

Bupati Gowa itu optimis, keberadaan relawan Sibat akan membantu Program PMI khususnya dalam menjaga eksistensi stok darah di tengah masyarakat. Adnan pun meminta agar relawan Sibat rutin melakukan donor darah.

“Saya minta relawan yang akan dilantik ini rutin setiap dua bulan setengah melakukan donor darah. Sehingga stok darah tidak pernah kosong dan itu akan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Adnan saat membuka Rapat Kerja PMI Kabupaten Gowa Tahun 2022 di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (9/11).

Bacaan Lainnya

Adnan juga meminta Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf agar Unit Transfusi Darah (UTD) Kabupaten Gowa dapat difungsikan. Nantinya UTD ini bekerja sama dengan PMI Kabupaten Gowa rutin melaksanakan donor darah.

“Jadi saya minta Direktur Rumah Sakit bersama Ketua PMI Kabupaten Gowa bekerjasama untuk pengelolaan UTD ini, supaya stok darah kita bisa terjaga dengan baik,” harapnya.

Adnan menjelaskan, ada banyak manfaat melakukan donor darah. Tidak saja mendapat pahala karena ikhlas membantu dan menolong orang lain. Tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan.

“Orang yang rutin donor darah Insya Allah akan memiliki tubuh yang sehat. Karena 300 cc darah yang diambil dalam tubuh kita akan digantikan dengan sel-sel darah baru,” tambahnya.

Ketua PMI Kabupaten Gowa, H Abd Rauf Malaganni menyebutkan bahwa perekrutan relawan Sibat ini merupakan salah satu program utama. Pria yang akrab disapa Karaeng Kio itu menyebutkan jumlah relawan yang akan direkrut sebanyak 25 per desa dan kelurahan.

“Jika diakumulasi total relawan Sibat yang kita rekrut sebanyak 4.175 orang. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat bagaimana melaksanakan tanggap darurat bencana di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

Selain itu, Abd Rauf juga menyebutkan bahwa relawan Sibat ini diharapkan akan menjadi pendonor darah tetap. Adapun relawan Sibat yang direkrut rerata berusia di bawah 40 tahun.

“Sehingga jumlah pendonor akan semakin meningkat dan ketersediaan darah dapat tetap terjaga di Sulawesi Selatan,” katanya.(rus)

Pos terkait