581 KK Kurang Mampu di Gowa Dapat Bantuan Pasang Listrik Gratis

PROGRAM BPBL--- Anggota Komisi VII DPR RI, Ridwan Andi Wittiri menyampaikan sambutan dalam kegiatan peresmian dan penyalaan perdana program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi warga kurang mampu di Lapangan Citra Bontomarannu, kelurahan Borongloe, Gowa, Kamis (10/11/2022).(Foto : Rusli Haisarni)

STARNEWSID.COM,BONTOMARANNU—581 Kepala Keluarga (KK) kurang mampu di kabupaten Gowa merasa lega. Mereka mendapatkan sambungan listrik secara cuma-cuma alias gratis dari pemerintah.

Hal itu ditandai dengan peresmian dan penyalaan perdana program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) oleh anggota Komisi VII DPR RI, Ridwan Andi Wittiri di Lapangan Citra Bontomarannu, kelurahan Borongloe, Kamis (10/11/2022).

Kegiatan peresmian dan penyalaan perdana program BPBL itu turut dihadiri Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Direktur Pembinaan Kelistrikan Kementerian ESDM, Ir Jusman Hutajulu, pejabat PLN Sulselbar, anggota DPRD Gowa, Hj Andi Hikmawati Kumala Idjo serta warga penerima manfaat.

Bacaan Lainnya

Anggota Komisi VII DPR RI, Ridwan Andi Wittiri mengatakan, program BPBL ini berasal dari Kementerian ESDM. Dalam program ini, penerima manfaat mendapatkan sambungan listrik secara gratis.

“Program ini kita perjuangkan sebagai wujud keadilan sosial negara kepada masyarakat khususnya bagi mereka yang kurang mampu,” ucap ARW akronim Ridwan Andi Wittiri.

Legislator RI Fraksi PDIP itu berkata, untuk tahun ini Sulsel kebagian 1.600 KK dari total 80 ribu yang mendapatkan bantuan BPBL seluruh Indonesia.

“Kita harapkan tahun 2023 Sulsel bisa meningkat menjadi 2000 KK yang mendapat bantuan BPBL ini,” tukasnya.

Direktur Pembinaan Kelistrikan Kementerian ESDM, Ir Jusman Hutajulu menerangkan, selain gratis, penerima manfaat program BPBL ini mendapatkan tiga titik lampu, pemeriksaan SLO, instalasi dan token perdana secara cuma-cuma.

Ia mengakui, program bantuan pasang baru listrik gratis kepada warga kurang mampu ini karena dukungan penuh dari Komisi VII DPR RI.

“Masih banyak masyarakat Indonesia khususnya di daerah tertinggal belum menikmati listrik. Bahkan ada instalasi tapi belum ada aliran listriknya. Disini negara hadir untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Pria berdarah Batak itu pun menargetkan, tahun depan akan lebih banyak warga kurang mampu yang tercover dalam program BPBL ini.

“Tahun depan kita target 83 ribu KK kurang mampu di Indonesia mendapat BPBL,” katanya.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengapresiasi program BPBL. “Hadirnya program BPBL ini tentu saja membantu kebutuhan listrik bagi warga Gowa yang kurang mampu,” ucap Adnan.(rus)

Pos terkait