STARNEWSID.COM, SINJAI — Taman Karampuang yang berada di jantung Kota Sinjai kembali bersih. Setelah sebelumnya penuh sampah berserakan yang dilakukan oknum-oknum masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan yang bersih. “Jangan mengotori kalau Anda tidak tahu membersihkan”.
Hal tersebut diungkapkan Masyhur Djubi, warga Sinjai yang tinggal di Makassar.
Dia sangat prihatin melihat taman yang begitu asri dibuat Pemkab Sinjai untuk digunakan rehat masyarakatnya, justru dikotori oleh warga yang tak peduli kebersihan.
Masyarakat Sinjai, kata Masyhur Djubi, sudah saatnya mencintai daerahnya dan menjaga kebersihannya. “Bukankah agama kita (Islam) mengajarkan kepada umatnya, bahwa Kebersihan itu bagian dari iman,” ujarnya.
Dari hasil pantauan di lapangan, tak ada lagi sampah yang menumpuk dan berserakan di Taman Karampuang, Kamis (19/1/2023) pagi.
Tampak petugas menjaga kebersihan taman.Ini kali pertama ia bertugas setelah enam hari taman Karampuang tidak terurus kebersihannya.
Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Sinjai, Ilham Sulaeman membenarkan bahwa petugas kebersihan kembali bertugas di Taman Karampuang.
“Taman Karampuang nantinya akan dikelola Dinas LHK. Sementara proses peralihan. Cuma saya carikan solusi bagaimana bisa ada tenaga satgas (kebersihan) di Taman Karampuan selama proses transisi,” ujarnya.
Hanya saja menurut aktivis NGO, Musaddaq, Dinas PUPR Sinjai selaku pengelola Taman Karampuang masih seperti ‘pemadam kebakaran’, nanti viral baru mau bertindak.
“Begitu juga dengan Dinas Satpol PP, nanti melakukan merazia kalau muncul berita ada botol miras ditemukan berserakan di taman,” sindirnya lagi.
Musaddaq memberi catatan, pentingnya upaya preventif seperti mengedukasi dan mendorong warga peduli sampah.
“Pemda juga tidak perlu ego. Karena punya keterbatasan SDM maka solusinya, mengurus sampah perlu partisipasi semua pihak,” tandasnya. (*)











