STARNEWSID.COM, SIDRAP– Danau Sidenreng di Kabupaten Sidrap, Sulsel meluap. Akibatnya, 169 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 2 meter.
“Kami dapat data dari Lurah WetteE, per hari ini ada sekitar 169 rumah yang terendam banjir. Sebanyak 199 kepala keluarga (KK) dengan 642 jiwa,” ungkap Camat Panca Lautang Muhammad Basri, Sabtu (7/1/2023).
Basri mengatakan, sebagian warga yang terdampak banjir memilih untuk mengungsi ke rumah keluarga yang lebih aman. Namun, ada juga yang tetap bertahan di rumah sambil menunggu air surut.
“Yang sudah mengungsi itu 15 KK atau 63 jiwa, yang lain masih memilih bertahan di rumah mereka masing-masing,” jelasnya.

“Iya, ini dampak meluapnya Danau Sidenreng,” paparnya.
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Sidrap Sudarmin menyebutkan ketinggian air yang merendam permukiman warga di Kelurahan WetteE mencapai 2 meter. Saat ini pihaknya sudah mengerahkan personel untuk koordinasi dengan pemerintah setempat dan pendataan.
“Saat ini, kita telah melakukan upaya penyusunan data detail masyarakat yang terdampak dan yang mengungsi, menyiapkan kebutuhan dasar korban terdampak, serta memberikan pelayanan kesehatan dasar,” bebernya.

“Saat ini, kita telah melakukan upaya penyusunan data detail masyarakat yang terdampak dan mengungsi, menyiapkan kebutuhan dasar korban terdampak serta memberikan pelayanan kesehatan dasar,” bebernya.
Selain Kelurahan Wette’e, berdasarkan data BPBD Sidrap, lanjutnya, daerah terdampak banjir yakni Desa Teteaji dan Polewali di Kecamatan Tellu Limpoe juga terdampak dengan jumlah rumah terendam banjir sebanyak 85 rumah.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi hujan dan cuaca yang tidak menentu saat ini,” ujarnya. (*)












