Tiga Hari Hilang Terseret Arus Sungai, Akhirnya Kakek 78 Ditemukan Tim SAR Gabungan

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang sudah tiga hari hanyut terbawa arus sungai di Soppeng, Sulsel.

STARNEWSID.COM, SOPPENG – Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel TNI, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Polres Soppeng, Basarnas dan BPBD Soppeng, akhirnya berhasil menemukan korban tenggelam atas nama Mustafa Bin Muh.Tang (78) yang hilang terseret arus anak Sungai Walannae di Kabupaten Soppeng, Minggu (16/10/22).

Kakek malang tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan, Selasa (18/10/22) pagi, dengan posisi tertelungkup mengambang di aliran Sungai Pangempange, Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng.

Menurut Koordinator tim SAR Gabungan Kasi Ops Kantor Basarnas Makassar, Rizal, Alhamdulillah pagi ini sekitar pukul 09.00 Wita tim SAR gabungan berhasil menemukan korban Mustafa Bin Muh. Tang yang sempat hilang tiga hari lalu. Korban ditemukan tersangkut di bebatuan sungai yang berjarak sekitar 1 km dari lokasi korban terjatuh.

Bacaan Lainnya

“Saat ini korban telah dievakuasi tim SAR dan dibawa ke rumah duka dengan menggunakan kendaraan milik Brimob Batalyon C Pelopor untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Rizal, Kasi Operasi Basarnas Makassar ini

Sementara itu, Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan,S.Sos., M.Si, mengatakan, Batalyon C Pelopor akan terus berperan aktif dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah tugas dan sekitarnya,

“Alhamdulillah, pagi tadi saya mendapat berita jika korban telah berhasil ditemukan tim SAR gabungan. Tentunya ini merupakan suatu keberhasilan bagi kami karena dapat membantu warga menemukan anggota keluarganya yang hilang. “Terkait hal ini, saya sampaikan jika Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel akan selalu siap dan sigap membantu masyarakat dalam setiap misi kemanusiaan yang terjadi di wilayah backup kami,” jelas Kompol Nur Ichsan.

Danyon C Pelopor juga menyampaikan kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila ada kejadian bencana alam atau musibah lainnya.

“Saya berharap warga untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian bencana atau musibah kepada kami, karena hal ini bersifat misi kemanusiaan dan posko siaga SAR kami selalu siap melayani masyarakat selama 24 jam penuh,” jelas Ichsan. (*)

Pos terkait