STARNEWSID.COM,GOWA—Pembebasan lahan Bendungan Jenelata, Kecamatan Manuju, Gowa jadi atensi Ketua Peradi Bersatu Makassar, Muh Idris Rumpa.
Baru-baru ini, Idris mendatangi Kantor Pertanahan Kabupaten Gowa membawa aspirasi warga Manuju yang lahannya belum dibebaskan.
Dalam kunjungannya itu, Idris melakukan pertemuan dengan Kepala Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Gowa, Ahmad membahas proses ganti rugi Bendungan Jenelata.
Idris menyampaikan harapan masyarakat agar tanah mereka segera dibayarkan sesuai dengan kriteria harga.
“Selain silaturrahmi untuk membangun kemitraan kerja kedepan, termasuk keterbukaan informasi publik saya dan Kepala BPN Gowa juga membahas pembayaran ganti rugi lahan Bendungan Jenelata,” ujar Idris, Rabu (7/6/2023).
Suasana pertemuan cukup hangat. Idris yang didampingi pembina Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel, Ismail Dg Ngawing mengapresiasi Kepala Pertanahan Gowa, Ahmad yang sangat terbuka dan responsif terhadap kepentingan pelayanan publik.
“Beliau (Pak Ahmad,red) Kepala Pertanahan Gowa menyampaikan secara tegas bahwa pihaknya akan memberikan pelayanan maksimal dan keterbukaan dalam pembebasan ganti rugi lahan Bendungan Jenelata,” ungkap Idris.
Kepala Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Gowa, Ahmad menjanjikan dalam bulan ini bakal ada pembayaran ganti rugi lahan Bendungan Jenelata.
Mantan Kepala Pertanahan Kabupaten Takalar ini menyebutkan, pembayaran ganti rugi itu sesuai dengan dana yang tersedia dan telah dibuat daftarnya oleh Balai Besar Pompengan Jeneberang.
“Luas lahan yang segera diganti rugi hanya sekitar 15 Ha atau sekitar 82 bidang tanah,” pungkasnya.(rus)












