*Perlu Ada Stok Cadangan untuk Warga Sinjai
STARNEWSID.COM, SINJAI — Pemkab Sinjai, Susel masih surplus 20 ton beras hingga akhir tahun dan memastikan jika kebutuhan pangan lainnya juga tercukupi.
Bupati Sinjai Andi Seto Asapa melalui keterangannya, Sabtu, mengatakan, beras adalah salah satu komoditi pendataan oleh badan pusat statistik dan penyumbang deflasi.
“Sampai sekarang, alhamdulillah masih surplus sekitar 20 ton, akan tetapi masih ada waktu tiga bulan ke depan. Sehingga hal ini tetap harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Permintaan itu karena beras merupakan salah satu komoditi yang diekspor Sinjai. Ia pun berharap agar tetap mempersiapkan stok cadangan beras untuk warga di Sinjai.
“Menurut informasi beras ini banyak di ekspor keluar dari Sulawesi Selatan. Dan informasi dari Bulog Provinsi juga, beras merupakan komoditi yang banyak dicari di Pulau Jawa karena banyak yang gagal panen karena adanya bencana dan kemarau panjang,” katanya.
Selain itu, ia juga berharap agar para petani yang ada tidak menjual beras keluar daerah.

“Pertemuan dengan tim TPID adalah tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo saat rapat koordinasi nasional (Rakornas) pengendalian inflasi 2022 dan juga arahan Gubernur Sulawesi Selatan yang meminta agar menjaga ketersediaan pangan dan mengendalikan laju inflasi,” tuturnya. (*)










